Home / Nasional

Sabtu, 16 Mei 2020 - 19:16 WIB

Jokowi Ingin Berdamai dengan Corona, Anies Ngotot ‘Gembok’ Jakarta: Harus Tegas

Gesekan antara Presiden Jokowi dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan agaknya masih terus berlanjut. Di saat Jokowi ingin berdamai dan hidup berdampingan dengan corona, Anies malah menerbitkan peraturan yang ‘menggembok’ warga Jakarta.

Aksi ‘gembok’ Jakarta itu tertuang dalam Pergub Nomor 47 Tahun 2020. Melalui aturan itu, Anies menerapkan larangan keluar-masuk DKI Jakarta demi mencegah penularan virus corona, yang juga berlaku bagi pelaku usaha.

“Kalau kita buat keputusan untuk melarang orang bepergian jauh, itu harus tentunya regulasi. Kalau disampaikan dalam bentuk anjuran, petugas di lapangan itu tidak punya dasar hukum,” ujar Anies, Sabtu (16/5/2020).

Baca  Nilai Tertinggi SKD CPNS, Ini Nama-namanya

Anies menegaskan Pergub itu membuat aparat bisa melakukan tindakan tegas. Anies menegaskan, kalau hanya anjuran saja, sulit efektif lantaran tak memiliki dasar hukum.

“Jadi sekarang petugas di lapangan punya dasar hukum untuk menghentikan. Tanpa itu, mereka tidak punya dasar hukum supaya kita lebih ketat. Sekarang mau protes, saya mau jalan terus, dasar hukumnya Bapak apa menghentikan saya, repot juga jawabnya karena anjuran tidak bisa menjadi dasar hukum,” lanjut Anies.

Sehingga, di setiap titik pengecekan, petugas akan melakukan pengetatan. Kepada kelompok yang dikecualikan dalam pelarangan itu harus memiliki surat izin keluar-masuk yang dikeluarkan oleh Pemprov DKI.

Baca  Punya Kemesraan dengan China, Kepedulian Luhut Diuji dalam Kasus Kematian WNI di Kapal China

“Jadi sekarang semua check point mereka yang di sektor yang diizinkan tidak otomatis bisa berangkat, harus mengurus izin dulu dan menyertakan bukti-buktinya nanti keluar surat izin dari Pemprov,” jelasnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengatakan, hidup berdampingan dengan virus corona bukan berarti masyarakat menyerah. Seballiknya, justru bentuk dari penyesuaian diri atau yang akrab disebut ‘new normal’.

Berdamai dengan corona, lanjut Jokowi, menjadi titik awal dari kehidupan baru. Masyarakat diminta menjalani kehidupan sambil menerapkan protokol pencegahan corona.

Baca  Warganet Ramaikan Tagar Kebohongan Baru Saat Pemerintah Mau New Normal

“Justru dari situlah titik tolak menuju tatanan kehidupan baru masyarakat untuk dapat beraktivitas kembali sambil tetap melawan ancaman Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” katanya.

Hidup berdampingan dengan corona itu sebetulnya telah terlihat dalam beberapa pekan terakhir, ketika pemerintah mewacanakan pelonggaran pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Mulai dari pembukaan kembali transportasi umum hingga izin bekerja untuk warga 45 tahun ke bawah.

Presiden Jokowi juga sempat meminta warga berdamai dengan corona. Jokowi menggaungkan konsep tatanan kehidupan baru atau new normal. (bl)

Share :

Baca Juga

Nasional

Mantan Suami Menhan, Ini Doa Titiek Soeharto untuk Prabowo

Nasional

Luhut: TKA China Masuk Juni – Juli. Kita Harus Jujur!

Nasional

Menaggapi Wacana Darurat Sipil, Ini Seruan Habib Rizieq dari Tanah Suci

Nasional

Gempa Guncang Kabupaten Selayar, Warga: Bergoyang Tadi Kursi

Nasional

Kritik Penanganan Corona, Faisal Basri: Komandannya Luhut atau Siapa?

Nasional

MUI Desak Jokowi Tolak TKA China Masuk ke Indonesia

Nasional

Ridwan Kamil Jelaskan Mengapa Kasus Corona Terlihat Sedikit, Padahal…

Nasional

Ngabalin: Kenaikan Iuran BPJS untuk Menjaga Anu….