Home / Nasional

Rabu, 20 Mei 2020 - 01:39 WIB

JK Sentil Jokowi: ‘Berdamai dengan Corona’ Damai Itu Kesepakatan Kedua Belah Pihak!

Mantan Wapres Jusuf Kalla menyentil kebijakan Presiden Jokowi yang menggaungkan ‘berdamai dengan corona’. Menurut JK, berdamai dengan corona sama saja dengan mencari kematian.

Pasalnya, JK mengatakan covid-19 adalah virus yang ganas. Virus itu menyerang manusia tanpa pandang bulu. Justru seharusnya, sambung JK, masyarakat seharusnya memerangi covid-19 dengan mengubah gaya hidup yang lebih disiplin akan kebersihan.

Baca  Jokowi Mengatakan Klorokuin Bisa Sembuhkan Pasien Corona, Kominfo Langsung Ralat. Sumule; Sebar Hoax Dong?

“Tidak berarti kita berdamai, risikonya mati,” kata JK dalam diskusi webinar Universitas Indonesia, Selasa (18/5/2020).

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI ini mengatakan, perdamaian itu hanya dapat terwujudkan apabila ada kesepakatan antar kedua belah pihak.

Sedangkan tidak akan mungkin terjadi apabila hanya manusia saja yang menginginkan kedamaian.

“Kalau berdamai itu kalau dua-duanya ingin berdamai, kalau kita hanya ingin damai tapi virusnya tidak, bagaimana?” tanyanya.

Baca  Tidak Semua, Ini Syarat Menikmati Listrik Gratis dari Jokowi

“Jadi istilah damai agak kurang pas karena damai itu harus kedua belah pihak”.

Diketahui, ajakan hidup berdamai dengan Covid-19 itu dicetuskan oleh Jokowi. Sebetulnya, Jokowi menyebutkan ajakan itu berdasarkan hasil kajian dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menyatakan terdapat potensi virus ini tidak akan segera menghilang dan tetap ada di tengah masyarakat.

Baca  Pemerintah Akan Tarik Utang Lagi Rp 990 Triliun, Skemanya Masih Disusun

“Informasi terakhir dari WHO yang saya terima bahwa meskipun kurvanya sudah agak melandai atau nanti menjadi kurang, tapi virus ini tidak akan hilang. Artinya kita harus berdampingan hidup dengan Covid-19. Seperti yang saya sampaikan sebelumnya, berdamai dengan Covid. Sekali lagi, yang penting masyarakat produktif, aman, dan nyaman,” kata Jokowi.

Share :

Baca Juga

Nasional

Pilpres 2024, Gerindra Diprediksi tak Usung Anies Baswedan

Kriminal

Pengakuan Istri Hakim PN Medan Zuraida Hanum: Saya Lagi Hamil, Dia Bawa Perempuan ke Rumah

Nasional

Oknum Mahasiswi Tawarkan Temannya ke Lelaki Hidung Belang, Tarif Rp700 Ribu Kencan Singkat

Nasional

Menag Fachrul Razi Dukung Perpanjangan Izin FPI

Nasional

UAS Sebut Corona Adalah Tentara Allah, Ruhut Bilang Begini

Nasional

Jokowi: Indonesia Harus Jadi Pemenang Lawan Covid-19
KSPI akan Gugat Perpres

Nasional

Anggap Akal-akalan Pemerintah, KSPI akan Gugat Perpres Kenaikan Iuran BPJS
Jangan Tergesa Bilang Corona Menurun

Nasional

Peneliti Eijkman: Pemerintah Jangan Tergesa Bilang Corona Menurun