Home / Kesehatan

Minggu, 31 Mei 2020 - 12:22 WIB

JK Prediksi Normal Baru Bisa Minimal Tiga Tahun Kedepan, Begini Hitungannya

Jusuf Kalla memperkirakan pelaksanaan kebijakan normal baru atau new normal di Tanah Air bisa berlangsung tiga tahun. Simak hitungan prediksi dari Wakil Presiden Indonesia ke-10 dan 12 itu.

“Berapa lama? Itu minimum tiga tahun,” kata dia saat diskusi virtual yang diselenggarakan Dewan Nasional Pergerakan Indonesia Maju dengan tema The New Normal Indonesia yang dipantau di Jakarta, Sabtu (30/5).

JK sapaan Jusuf Kalla ini mengatakan misalkan vaksin COVID-19 dapat ditemukan pada Februari 2021. Setelah ditemukan maka tahapan selanjutnya ialah produksi vaksin secara massal.

Baca  Antisipasi Virus Corona di Mobil; Ini Langkahnya!

Jika jumlah penduduk dunia saat ini sekitar tujuh miliar maka lima miliar di antaranya harus divaksin. Khusus di Indonesia jumlah penduduknya sekitar 270 juta jiwa maka 250 juta orang harus diberikan vaksin.

“Artinya setelah ditemukan, uji klinis kemudian bikin pabriknya minimal butuh waktu lima bulanan,” kata JK yang juga Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) tersebut.

Baca  Pelajaran! New Normal Ala Swedia Berakhir Gagal Total

Setelah berhasil diproduksi secara massal, maka negara-negara maju seperti Amerika, Inggris dan sebagainya akan memesan lebih duluan.

Indonesia sendiri, kata dia, diperkirakan baru bisa mendapat vaksin tersebut akhir tahun 2021 atau kisaran Agustus atau September.

Langkah selanjutnya ialah memikirkan pemberian vaksin secara massal dengan jumlah penduduk yang mencapai 250 juta jiwa dan tersebar di lima pulau besar.

JK seperti dikutip Antara menjelaskan, misal rumah sakit hanya bisa memberikan vaksin 100 ribu per hari artinya membutuhkan waktu 2.500 hari. Kalau bisa, akan diupayakan satu juta vaksin dalam satu hari maka butuh waktu sekitar satu tahun.

Baca  Viral! Ternyata Ini Rahasia Kecantikan Dewi Sandra

“Mudah-mudahan bisa sejuta per hari tapi itu bukan pekerjaan gampang,” ujarnya.

Oleh karena itu ia terus mengingatkan masyarakat selalu menyiapkan berbagai kebutuhan kesehatan di antaranya masker untuk jangka panjang sampai kehidupan kembali normal. (bl)

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Bagaimana Virus Corona Sampai di Indonesia? Ahli Menjelaskan Begini

Kesehatan

Guru Besar Unair: Awas, Kucing Rawan Tertular Corona

Kesehatan

Penularan Corona yang Meluas dan Tren Sembuh yang Naik

Kesehatan

Jangan Panik! BNPB: Akan Ada 40 Ribu Penduduk Positif Corona Karena Jumlah Tes Meningkat

Kesehatan

Solusi Jitu! Tidak Perlu Naikkan Iuran, Tambal Defisit BPJS Kesehatan Pake Pajak Rokok

Kesehatan

Ternyata Segini Jumlah Korban Virus Corona Menurut Worldometer

Kesehatan

Sering Dikomplain, 4 Keluhan Ini Kerap Dialami Pasien Pengguna BPJS Kesehatan

Kesehatan

Ternyata Ada Penyebaran Covid-19 Corona Gelombang Kedua. Ini Penjelasannya!