Home / Nasional

Rabu, 18 Maret 2020 - 12:46 WIB

Jika Lockdown Dilakukan, Bagaimana Kondisi Anggaran?

Presiden Joko Widodo dan Menteri Keuanga Si Mulyani berbincang sebelum rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (11/3). Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Presiden Joko Widodo dan Menteri Keuanga Si Mulyani berbincang sebelum rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (11/3). Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

BERITAWAJO.COM – Pemerintah hingga saat ini belum memutuskan mengisolasi penuh atau lockdown wilayah yang terjangkit virus corona. Presiden Jokowi masih mengimbau masyarakat menjaga jarak atau social distance demi mencegah penyebaran virus tersebut.

Lockdown adalah situasi ketika orang tidak diperbolehkan masuk atau meninggalkan sebuah bangunan atau kawasan dengan bebas, karena alasan sesuatu yang darurat. Keputusan lockdown atau penguncian bisa dilakukan di tingkat kota maupun negara.

Adapun negara-negara yang telah menerapkan lockdown di sejumlah wilayah yaitu Italia, China, Denmark, Filipina, dan Irlandia.

Baca  Pulang ke Sulsel, 12 Santri Ponpes Temboro Magetan Positif Corona¬†

Meski demikian, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan anggaran negara akan siap jika nantinya situasi semakin buruk dan lockdown menjadi pilihan terakhir pemerintah. Pihaknya terus berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga lainnya untuk penanganan covid-19.

“Kesiapan? Pasti disiapkan (anggarannya). Kalau BNPB memutuskan isolasi, pasti sudah dipikirkan juga gimana supporting growth, bahkan sampai masalah ke desa, di mana pemukiman cukup padat sehingga social distance sulit,” ujar Sri Mulyani dalam conference call dengan media, Rabu (18/3).

Baca  Berjubel Belanja di Mall, Kini Pembeli Cemas, Seorang Kasir Terbukti Positif Corona

Saat ini, semua skenario tengah disiapkan pemerintah. Jika lockdown ditetapkan, Sri Mulyani memastikan sumber daya akan tercukupi, mulai dari kebutuhan pokok hingga logistik.

“Kita posisinya terus dukung, jangan sampai kekurangan resources. Masalahnya bukan uang, tapi SDM untuk logsitic delivery, bagaimana menyampaikan kebutuhan pokok mereka supaya bisa dapatkan kebutuhan pokok. Ini jadi pusat perhatian dari gugus tugas,” jelasnya.

Baca  Menulis Din Syamsudin "si Dungu" di Facebook, Pemuda Muhammadiyah Jateng Ancam Somasi Ade Armando

Sri Mulyani menjelaskan, saat ini pemerintah pusat juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk bereaksi secara cepat untuk meminimalkan penularan virus corona.

“Jadi leadership tiap pemda sangat penting untuk meminimalkan penularan, penyebaran, dan untuk bisa menciptakan mekanisme respons efektif, apakah self isolation, karantina, atau masuk puskesmas, rumah sakit, itu pilihan-pilihan yang kita lihat,” kata dia.

Sumber

Share :

Baca Juga

Rincian THR PNS Eselon III ke Bawah

Nasional

Ini Rincian THR PNS Eselon III ke Bawah Setelah Dipotong Beberapa Persen

Nasional

Mudik Dilarang Tapi Angkutan Umum Jalan, Menhub Akui Membingungkan

Nasional

Luhut Tegaskan, RI Memang tak Bisa Lepas dari China

Nasional

Soal Habib Rizieq, Politisi PDIP: Pak Mahfud MD Jangan Asal Ngomong Dong

Nasional

PNS yang Pindah ke Ibu Kota Baru Maksimal Berusia 45 Tahun

Nasional

Nasional

KPPU Temukan Dugaan Permainan Harga Sehingga Harga BBM Tidak Turun-turun

Nasional

Buka-bukaan Pemerintah Soal 500 TKA China yang Bakal Masuk RI