Home / Politik

Selasa, 12 November 2019 - 17:00 WIB

Jika Langkah Politik Nasdem Membahayakan, Reshuffle Kabinet Bakal Lebih Cepat

BERITAWAJO.COM, FAJAR.CO.ID — Masih sangat terbuka kemungkinan Presiden Joko Widodo mempercepat reshuffle kabinet. Itu jika langkah politik salah satu partai koalisi tidak sesuai dengan skema politik dari mantan Wali Kota Surakarta tersebut.

“Jika langkah politik salah satu partai koalisi tidak sesuai dengan skema politik Jokowi, bisa jadi proses reshuffle akan dipercepat,” ujar pengamat politik Alfarisi Thalib kepada JPNN.com (grup FAJAR), Selasa (12/11/2019).

Baca  Wooow... Hasil Survey Y-Publika Prabowo-Anies 35,4% dan Sandi-AHY 30,3 %


ILUSTRASI

Direktur Eksekutif Indonesia Political Studies ini menyatakan pandangannya, untuk mengomentari langkah politik Partai NasDem yang terkesan mencoba memainkan politik dua kaki.

Menurut Alfarisi, Jokowi tidak akan gegabah melakukan reshuffle sebelum membaca secara mendalam langkah politik yang diambil masing-masing parpol koalisi pendukung pemerintah, termasuk NasDem.

Alfarisi juga yakin, Jokowi akan menghitung lebih jauh keuntungan dan kerugian dari dinamika politik yang diciptakan Partai Nasdem. Langkah ini dinilai penting, karena salah mengambil kebijakan justru akan merugikan pemerintahan Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Baca  Gus Yaqut: Bubarkan Saja Stafsus Milenial, Tidak Berfaedah

“Jadi, dibaca dulu, hal apa yang bisa menguntungkan dan memperkuat pemerintahannya. Jokowi tentu akan sangat berhati-hati, mempertimbangkan dan memperhitungkan dengan matang segala aspek politik yang ada,” ucapnya.

Alfarisi menambahkan, jika langkah politik Nasdem diyakini tidak akan menjadi bumerang bagi pemerintah, maka Jokowi akan tetap membiarkan Nasdem memainkan langkah politik yang diambil saat ini.

Baca  Nasib Honorer, Mardani Ali Sera: Presiden yang Mesti Ambil Tanggung Jawab

“Namun, jika berbahaya bagi pemerintah, mau tidak mau sikap sikap tegas akan diambil demi menyelamatkan pemerintahan agar berjalan dengan baik. Di antaranya dengan melakukan reshuffle kabinet,” pungkasnya.

Demikian berita ini dikutip dari FAJAR.CO.ID untuk dapat kami sampaikan kepada pembaca sekalian.

Share :

Baca Juga

Politik

Majalah Terkemuka Inggris Sebut Anies Saingan Baru Jokowi

Politik

Grace Natalie: Kebetulan Anak Wapres, Apakah Berarti PSI Dukung Dinasti Politik?

Politik

PKS Sebut Prabowo Subianto Sudah Berbeda

Politik

Tidak Perlu Puji Jokowi, Prabowo Cukup Buktikan Kinerja Jadi Menteri

Politik

Politikus Demokrat: Program Kartu Prakerja Jokowi Mirip Kuis

Politik

Belva Stafsus Jokowi: Jika Konflik Kepentingan, Saya Mundur Saat Ini

Politik

Mahfud MD; Terkait Corona Jangan Ada Kepala Daerah Cari Panggung. Siapa yang Dimaksud? Anies Kah?
PKS Marah Besar

Politik

PKS Marah Besar, Ini Pembodohan Rakyat, Tawarkan Latihan Mancing saat Wabah Corona di Kartu Prakerja