Home / Sejarah Peradaban

Sabtu, 7 Desember 2019 - 20:36 WIB

Jangan Terkecoh, Inilah Area Masjidil Aqsha Yang Benar – Area Luas Di Kelilingi Tembok

Masjidil Aqsha ialah Masjid ketiga umat Islam yang paling layak dijadikan untuk tujuan safar. Sebagaimana sabda Rasulullah:
Abu Hurairah mengabarkan bahwa rasulullah saw bersabda :”Tempat yang layak dijadikan tujuan safar hanyalah tiga masjid, yaitu; masjid ka’bah, masjidku (masjid nabawi) dan masjid Iliya (masjidil Aqsha). (shahih muslim 2476).
Masjidil Aqsha juga merupakan masjid kedua yang dibangun di muka bumi, sesuai dengan sabda Rasulullah saw.
“Dari Abu Zdar – ia berkata ,”Aku bertanya kepada Rasulullah saw wacana pertama kali masjid yang dibangun di muka bumi? ‘Beliau menjawab , ‘masjid alharam.’ Aku bertanya lagi, ‘Kemudian masjid apa? Beliau menjawab, ‘ masjid al-Aqsha.’ Aku bertanya, ‘berapa jarak (waktu pembuatan) antara keduanya?’ Beliau menjawab, ‘Empat puluh tahun, lalu semua bumi bagimu ialah masjid, maka dimanapun waktu shalat mendapatimu, maka shalatlah.” (shahih muslim 809).
Umat Islam disunnahkan untuk berziarah ke 3 masjid utama Islam yaitu Masjid Alharam, Masjid Nabawi dan masjid Al-Aqsha, dengan bersusah payah.
“Dari Abu hurairah Rasulullah saw bersabda, ‘Janganlah kalian bersusah payah melaksanakan perjalanan jauh, kecuali ke tiga masjid. Yaitu; masjidku ini (masjid madinah/nabawi), masjidil haram dan masjid Al-Aqsha.’ (shahih muslim 2475)
 ialah Masjid ketiga umat Islam yang paling layak dijadikan untuk tujuan safar Jangan Terkecoh, Inilah Area Masjidil Aqsha Yang Benar - Area Luas Di Kelilingi Tembok
Keseluruhan Komplek Haram As-Syarif ialah Masjidil Aqsha
Maka sudah menjadi kewajiban umat Islam untuk menjaga ketiga masjid terpenting ini, salah satu caranya dengan menjadikan tujuan perjalanan ketika berumrah dan Haji selain ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Kota Al-Quds (baitul Maqdis)

Berbicara wacana masjid Al-Aqsha tidak sanggup lepas dari sebuah kota yang disebut Al-Quds, yaitu kota yang merupakan tempat berdirinya masjid al-Aqsha, yang disebut juga Baitul Maqdis atau Baitul Muqadassah. Untuk ketika ini letak kota Al-Quds ini disebut dengan Kota Lama Al-Quds (The old City of Jerusalem).
 ialah Masjid ketiga umat Islam yang paling layak dijadikan untuk tujuan safar Jangan Terkecoh, Inilah Area Masjidil Aqsha Yang Benar - Area Luas Di Kelilingi Tembok
Kota Tua Al-Quds – Baitul Maqdis
Kawasan ini dikeliling oleh tembok yang berada dalam daerah Al-Quds Timur. Yang perlu kita ketahui ketika ini adalah, bahwa kota Al-Quds kini telah diperluas dan dibagi menjadi dua yaitu AlQuds timur dan Al-Quds Barat.
Nah, Kota usang berada di wilayah Al-Quds Timur dan Masjidil Aqsha terdapat di dalam kota usang itu. Dari gambar terlihat, Masjidil Aqsha ialah area kotak di pojok kanan.

Masjidil Aqsha

 ialah Masjid ketiga umat Islam yang paling layak dijadikan untuk tujuan safar Jangan Terkecoh, Inilah Area Masjidil Aqsha Yang Benar - Area Luas Di Kelilingi Tembok
Kompleks Masjidil Aqsha
Masjidil Aqsha sendiri ialah sebuah area luas yang dikelilingi tembok tinggi yang disebut juga dengan Haram As-Syarif, yang sanggup terlihat terperinci dalam peta satelit atau foto dari atas. Saat ini, dari foto kita sanggup melihat area Masjidil Aqsha terdiri dari beberapa bab yaitu:
(silakan lihat fotonya pada bab sidebar samping website ini)
1. Kubah Emas (Dome of Rock)
2. Masjid Qibli – sering disebut Aljaami’ Al-Aqsha
3. Mushala Marwan

Sejarah Pembangunan Masjidil Aqsha masa Islam.

Pada waktu nabi melaksanakan Isra’ Mi’raj, Masjidil Aqsha berada dalam wilayah kekuasaan Romawi kristren. Saat itu jangan dibayangkan kondisi masjid menyerupai ketika ini.
Umat Islam gres sanggup membebasakan kota Al-Quds (kota lama) pada masa khalifah Umar Bin Khatab. Saat Umar tiba ke Al-Quds (Baitul Maqdis), diceritakan bahwa kondisinya agak kotor dan kurang terawat. Umar pun membersihkan dan membangun sebuah masjid sederhana di kompleks Al-Aqsha.
Kemudian..
Pada masa Khalifah Abdul Malik bin Marwan dari Bani Umayah, dibangun beberapa bangunan di dalam kompleks Masjidil Aqsha.
1. Tahun 691 – Masjid Qubbah Al-Shakhrah (Kubah Batu) mulai dibangun di atas kerikil Mi’raj, berupa bangunan segi delapan berkubah emas yang final tahun 692 Masehi.
2. Malik bin Marwan juga membangun Masjid yang dikenal dengan Jaami’ Al-Aqsha yang gres final dibangun pada masa pemerintahan anaknya yaitu Alwalid pada tahun 705 Masehi.
Masjid yang dibangun oleh Khalifah Marwan inilah yang sering menjadikan kebingungan masyarakat, banyak yang menerka yang disebut Masjidil Aqsha hanyalah masjid ini (yang disebut juga masjid Qibli), padahal Area Haram As-Syarif (Temple Mount) itulah Masjidil Aqsha.
(Wallahu A’lam)
(sumber:elhooda.net dan filestin.wordpress.com)

Share :

Baca Juga

Sejarah Peradaban

Misteri Insan Purba – Benarkah Nabi Adam Tingginya Mencapai 27 Meter?

Sejarah Peradaban

Asal Ajakan Hajar Aswad Dan Alasan Menciumnya

Sejarah Peradaban

Cara Licik Inggris Menghancurkan Kekhalifahan Turki Usmaniyah

Sejarah Peradaban

Surat Maharaja Sriwijaya Kepada Khalifah Umar Bin Abdul Aziz

Sejarah Peradaban

Kenapa Peradaban Islam Dulu Pernah Jaya Dan Menjadi Sentra Dunia

Sejarah Peradaban

Canggihnya Teknologi Kincir Air Di Negeri Islam

Sejarah Peradaban

Sekilas Sejarah Politik Islam Kurun Pertama

Sejarah Peradaban

Asal Undangan Syi’ah, Perkembangan Dan Sekte-Sektenya