Home / Kesehatan

Selasa, 12 Mei 2020 - 19:57 WIB

Jangan Panik! BNPB: Akan Ada 40 Ribu Penduduk Positif Corona Karena Jumlah Tes Meningkat

Masyarakat diharapkan tidak kaget dan panik karena puncak pandemi corona segera datang. Kenaikan drastis ini diperoleh lantaran pemerintah akan meningkatkan jumlah tes corona di tengah masyarakat. Meski begitu, dengan adanya puncak pandemi itu, pemerintah semakin mempunyai data untuk menentukan kapan wabah corona akan berakhir.

“Nanti mungkin jangan kaget bapak ibu bahwa minggu depan itu akan cenderung banyak naiknya. Secara teknis, memang harusnya itu, karena supaya kita bisa mempercepat selesainya Covid-19 ini,” ujar Pelaksana tugas Deputi II Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Dody Ruswandi.

Baca  Pasien Terjangkit Corona Tidak Ditanggung BPJS Ya...

Hal itu dikatakan Dody dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VIII DPR yang berlangsung secara daring pada Selasa (12/5/2020).

Dijelaskan Dody, kenaikan jumlah orang positif Covid-19 ditargetkan hingga 40 ribu pasien. “Harapan kita bisa mencapai 40 ribu, supaya itu bisa mewakili daerah merah yang kita angap mewakili daerah tersebut,” kata dia menambahkan.

Menurut Dody, kenaikan jumlah kasus ini seiring dengan penambahan tes Covid-19. Saat ini, Gugus Tugas Percepatan penanganan Covid-19 sedang meningkatkan kapasitas baik dari segi laboratorium maupun sumber daya manusia. Targetnya, kenaikan kapasitas pengecekan mulai akhir pekan ini.

Baca  dr Tompi: Corona Covid 19 Bisa Sembuh Sendiri, Ini Syaratnya

Jika tes secara masif ini berhasil maka kurva puncak Covid-19 kemungkinan terjadi di awal Juni 2020. Menurutnya, setelah itu kurva Covid-19 bisa melandai ke bawah.

“Kalau puncak di sana (awal Juni), kita juga harus siap dengan kapasitas rumah sakit. Insya Allah nanti kalau semuanya testing ini selesai dan puncaknya bisa tercapai, dan setelah itu mudah-mudahan bisa landai ke bawah,” tutur Dody.

Sebelumnya, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo menyatakan peningkatan angka kasus positif virus corona di Indonesia seiring dengan jumlah tes yang semakin banyak dilakukan.

Baca  Pigai: Jokowi Harus Tuntut China karena Covid-19, Hapus Semua Utang

“Kita lihat tren peningkatan kasus konfirmasi positif meningkat. Kenapa? Karena kemampuan kita untuk testing semakin besar. Jadi setiap kita lakukan testing dengan jumlah banyak sangat mungkin yang terkonfirmasi positif juga banyak,” ujar Doni dalam jumpa pers melalui siaran langsung akun Instagram Sekretariat Kabinet, Senin (11/5/2020).

Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, lanjut Doni, ditargetkan pengujian spesimen corona itu mencapai 10 ribu per hari. Ia tak menampik bahwa saat ini jumlah pengujian belum mencapai target tersebut. (BL)

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Pulang Umrah Pria Ini Dirujuk Ke RS dengan Peralatan Lengkap dan Petugas Berbaju Astronout
Kasus Corona Covid 19 di Indonesia Akan Turun

Kesehatan

WHO: Kasus Corona Covid 19 di Indonesia Akan Turun dalam Beberapa Pekan

Kesehatan

Corona di RI Diprediksi Tak Mungkin Selesai Tahun Ini, Karena PSBB Tak Efektif

Kesehatan

Menurut Ahli, Suami yang Bantu Pekerjaan Rumah Akan Bahagia dan Lebih Sehat

Kesehatan

JK Prediksi Normal Baru Bisa Minimal Tiga Tahun Kedepan, Begini Hitungannya

Kesehatan

Sering Dikomplain, 4 Keluhan Ini Kerap Dialami Pasien Pengguna BPJS Kesehatan
harga rapid tes corona

Kesehatan

Fadli Zon; Agar Masyarakat Tahu, Prabowo Bilang Harga Alat Rapid Corona Test Hanya 3,5 Dollar

Kesehatan

Dokter Klaim Virus Corona COVID-19 Menular Lewat Kentut