Home / Hankam

Minggu, 17 Mei 2020 - 23:31 WIB

Istri Posting ‘Semoga Rezim Tumbang’, Anggota TNI AD Ditahan 14 Hari

Ilustrasi Anggota TNI

Ilustrasi Anggota TNI

Anggota TNI Rindam Jaya yang berada di bawah komando Kodam Jaya, Sersan Mayor T dijatuhi hukuman disiplin berupa penahanan ringan selama 14 hari. T dihukum lantaran istrinya, SD melakukan penghinaan terhadap pemerintah.

“Menjatuhkan hukuman disiplin militer kepada Sersan Mayor T (anggota Rindam Jaya) berupa penahanan ringan sampai dengan 14 hari,” kata Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat, Kolonel Inf. Nefra Firdaus dalam keteragannya, Minggu (17/5/2020).

Hukuman disiplin terhadap Sersan Mayor T berdasarkan hasil sidang putusan yang dilaksanakan di Markas Besar TNI AD, pada Minggu (17/5). Sidang tersebut dipimpin langsung KSAD Jenderal Andhika Perkasa dan dihadiri oleh Wakil KSAD Mayjen TNI Moch Fachruddin beserta jajaran.

Baca  Ulama Saudi Ini Izinkan Istri Tolak Ajakan Suami Berhubungan Demi Cegah Corona

Nefra menyebut T ditahan lantaran tidak bisa menjalankan perintah kedinasan terkait penggunaan sosial media. Dalam hal ini, T tidak dianggap tidak dapat membina istrinya terkait penggunaan sosial media, di mana ada aturan soal ini di instansi TNI.

SD yang postingannya di Facebook itu menjadi viral, terbukti telah menyalahgunakan sosial media.

“Karena tidak mentaati perintah kedinasan yang sudah dikeluarkan berulang kali tentang larangan penyalahgunaan sosial media oleh Prajurit TNI AD dan keluarganya,” ucap Nefra.

Baca  FPI, PA 212, dan GNPF Ulama Akan Aksi di Senayan, Ini Komentar Polisi

Sementara itu, Nefra menyebut TNI AD mendorong agar SD, yang tergabung dalam Persatuan Istri TNI AD atau Persit, diproses secara hukum pidana. SD diduga melakukan penghinaan terhadap pemerintah.

“Komentar negatif tentang pemerintah,” ucapnya.

SD sebutnya diduga melanggar pasal UU nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik.

“Mendorong proses hukum terhadap saudari SD dalam kapasitasnya sebagai anggota Persatuan Istri TNI AD,” ujar Nefra

Adapun SD membuat postingan di akun Facebooknya, Suswati DIY. Dalam komentar dia menuliskan kata-kata dalam bahasa Jawa ‘mugo rezim ndang tumbang sblm akhir tahun 2020’ yang artinya ‘semoga rezim segera tumbang sebelum akhir tahun 2020’.

Baca  Ditelepon Wei Fenghe, Menhan Prabowo Ucapkan Terima Kasih kepada Angkatan Bersenjata Tiongkok

Seorang teman SD mengingatkan lewat kolom komentar terkait pekerjaan sang suami yang mendapat gaji dari pemerintah. SD balas mengomentari dengan kalimat ‘sing gaji TNI bkn negoro ning rakyat, duite seko rakyat’ yang artinya ‘yang menggaji TNI bukan negara tapi rakyat, uangnya dari rakyat’. Saat ini akun SD di Facebook sudah tidak bisa ditemukan. (ear)

Share :

Baca Juga

Hankam

Bareskrim Tangkap Kapal Berbendera Hong Kong di Merak
Telegram Baru Kapolri

Hankam

Telegram Baru Kapolri, Optimalkan Bhabinkamtibmas dan Hidupkan Siskamling

Hankam

Panglima Ungkap Kasus Corona di Lingkungan TNI: 55 Orang Positif, 15 Meninggal

Hankam

Gawat! Laporan WSJ; China Suap NU dan Muhammadiyah Soal Uighur

Hankam

Mata-mata Aria-body China Ancam Indonesia, BIN Diminta Gerak Cepat

Hankam

Datangi Polda Maluku, 3 Anggota FKM Bentangkan Bendera RMS
Amerika Ancam Ledakan Bom Nuklir

Hankam

Gila, Amerika Ancam Ledakan Bom Nuklir Jika Corona Berujung Konflik

Hankam

Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Inisial RMN, Mahasiswa Berusia 24 Tahun