Home / Islam

Kamis, 12 September 2019 - 04:36 WIB

Inilah Masjid Tertua di Indonesia, Berusia 700 Tahun

BERITAWAJO. COM  –  Kepulauan Maluku yang terletak di wilayah Timur Indonesia, Islam telah berkembang semenjak kurun ke 14. Pada ketika portugis tiba ke wilayah itu, Islam telah tersebar di Maluku.

Raja Ternate (kerajaan terbesar di Maluku) ialah Bayang Ullah telah memeluk Islam.

Terletak di kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah terdapat sebuah Masjid yang telah berdiri selama tujuh kurun di Pulau Ambom.

Masjid ini didirikan pada 1414 dan sampai sekarang masih kokoh berdiri. Mulanya masjid ini dinamai Masjid Wawane alasannya berdiri di lereng gunung Wawane.

Baca  Imam Masjid Ini Dicopot Karena Tiadakan Shalat Jamaah

Masjid ini dibangun oleh keturunan Kesultanan Jailolo dari Moloko Kie Raha, Pernadu Jamilu. Tapi sekarang masjid itu biasa disbut orang-orang, Masjid Wapauwe.

Bentuk orisinil masjid itu tetap dipertahankan sampai kini. Masjid terletak diantara pemukiman penduduk kaitetu dengan bentuk yang sangat sederhana.

Arsitekturnya sangat unik dan bersifat elementer. Masjid ini dibangun tanpa paku yang menyatukan setiap bagian-bagiannya sehingga sanggup dibongkar-pasang.

Baca  Izinkan Tarawih Berjemaah, Pemkot Bengkulu Siapkan Pos Kesehatan di Masjid

Untuk menyambungkan setiap bab bangunan, perancangnya hanya memakai pasak kayu. Konstruksi ini memungkinkan masjid sanggup dipindah-pindahkan.

Bentuk masjid ini menyerupai bujur kandang dengan ukuran hanya 10 x 10 meter. Ketika pertama kali didirikan masjid ini tidak mempunyai serambi.

Dalam renovasi dilakukan penambahan serambi yang mempunyai ukuran 6,35 x 4,75 m. Dinding masjid ini dibentuk dari gaba-gaba, ialah pelepah sagu yang dikeringkan. Pada renovasi setengah dinding dibentuk dengan adonan kapur.

Baca  Bupati Dan Ulama Sampang Sepakat Tak Ada Larangan Beribadah di Masjid Selama Bulan Puasa

Mihrab masjidnya berukuran 2×2  meter menyerupai umumnya masjid di Jawa dan Bali.

Mimbar masjid terbuat dari kayu yang bentuknya menyerupai kursi. Ukurannya cukup tinggi sehingga mimbar ditambahi anak tangga.

Pada bagian atasnya dihiasi lengkungan dan gesekan kayu. Bedug terbuat dari gelondongan kayu utuh dengan diameter 2 m. Bedung diikat dengan rotan dan digantung pada balok di atasnya.

(Sumber ROL)

Share :

Baca Juga

Islam

Relawan Jokowi Ini Minta MUI Keluarkan Fatwa Tak Puasa di Saat Corona

Islam

“Corona Tentara Allah”, Begini Penjelasan UAS

Islam

Kisah Sedih, Makan Malam Terakhir Seorang Ibu dengan Anaknya

Islam

Kabar Sedih dari Sandiaga: WNI Pengurus Masjid di New York Meninggal karena COVID-19

Islam

Cegah Covid-19, Ini Saran Gus Baha

Islam

1 Ramadan 1441 Hijriah Jatuh pada Jumat 24 April, dan Idul Fitri, pada Ahad 24 Mei 2020

Islam

Empat Tanda Sebelum Nabi Isa as Turun ke Bumi

Islam

Masya Allah, Ini Waktu Terbaik Bersedekah; Pahami dan Amalkan!