Home / Nasional

Selasa, 26 Mei 2020 - 07:32 WIB

Ini Tiga Alasan Pokok Mengapa Harga BBM Tidak Turun

PT Pertamina (Persero) selama ini banyak dituntut berbagai kalangan untuk segera menurunkan harga BBM non subsidi seperti Pertalite, Pertamax, hingga Dexlite. Desakan ini muncul seiring rendahnya harga minyak dunia saat ini.

Selain jajaran direksi, Ahok sebagai Komisaris Utama Pertamina pun kerap dijadikan sasaran tembak oleh para pengamat. Ahok dinilai tidak pro rakyat karena membiarkan direksi Pertamina menahan harga BBM.

Lalu apa alasan sebenarnya kenapa Pertamina menolak desakan itu?

Ombudsman Republik Indonesia sebagai lembaga yang mengawasi kinerja lembaga pemerintah pun membocorkan alasan Pertamina. Anggota Ombudsman RI Laode Ida mengungkapkan, terdapat tiga faktor yang menjadi pertimbangan Pertamina untuk menahan harga BBM.

Baca  Dua WNI Terinfeksi Corona, Tapi Kok RI Malah Tarik Banyak Wisatawan Mancanegara?

Laode mengatakan faktor tersebut diungkap jajaran direksi Pertamina saat bersilaturahmi secara virtual dengan pimpinan dan insan Ombudsman pada Selasa (19/5/2020). “Setidaknya yang saya tangkap dari penjelasan Pertamina, ada tiga alasan pokok mengapa harga BBM tidak turun,” ujar Laode Selasa (26/5/2020) seperti dikutipĀ Antara.

Pertama, karena harga pokok BBM yang dijual di Indonesia sekarang ini adalah harga sebelum minyak dunia turun. Jadi kalau dijual dengan harga murah, sudah pasti Pertamina akan mengalami kerugian besar.

Baca  Inilah Fakta Sejarah Asal Mula Masuknya Orang-Orang Yahudi di Palestina Sampai Terbentuknya Negara Israel

Kedua, fluktuasi harga minyak dunia. Ia mengatakan pada hari dimana direksi Pertamina memberikan penjelasan secara virtual pada Ombudsman, posisi harga BBM dunia menanjak naik di atas US$30-an per barel.

Padahal sebelumnya, harga minyak dunia sempat menyentuh posisi US$24,88 per barel atau level harga terendah selama 18 tahun belakangan ini.

Ketiga, faktor kesehatan keuangan Pertamina. Apabila harga BBM diturunkan, Pertamina berpotensi rugi besar. Secara otomatis akan terjadi pengurangan atau Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) karyawan. Keputusan untuk menahan harga BBM demi menjaga karyawan tidak kena PHK itulah yang menimbulkan rasa haru bagi Ombudsman.

Baca  Dahlan Iskan: Bersyukur Ada Wabah Corona? Rakyat Kecil Bisa Bersedekah ke Pertamina

“Tentu hal ini tidak dikehendaki. Saya turut apresiasi Pertamina yang hingga sekarang tidak ada PHK. Karena jika Pertamina mengalami kerugian dengan menurunkan harga BBM, maka akan semakin menambah barisan warga bangsa ini yang terkena PHK akibat wabah virus corona yang konon jumlahnya sekarang sudah berada di atas angka dua jutaan orang,” ujar Laode.

Share :

Baca Juga

Nasional

Anies Minta Data WNA China yang Masuk Jakarta ke Imigrasi, Tapi…

Nasional

Nilai Tertinggi SKD CPNS, Ini Nama-namanya

Kriminal

Pengakuan Istri Hakim PN Medan Zuraida Hanum: Saya Lagi Hamil, Dia Bawa Perempuan ke Rumah

Nasional

Tidak Semua, Ini Syarat Menikmati Listrik Gratis dari Jokowi

Nasional

Heboh! IDI Sebut Angka Kematian Akibat Corona di Indonesia Capai 1.000

Nasional

UAS tentang Habib Bahar: Boleh Kau Cabik-cabik Dagingku…Tapi Jiwaku Tak Bisa Kau Penjarakan

Nasional

Survei Median: Anies Nomor 1 soal Penanganan Corona, Risma Nomor 5

Nasional

Survei: Penanganan Corona oleh Provinsi Lebih Baik dari Pusat