Home / Islam

Kamis, 23 April 2020 - 14:02 WIB

Ini Cara Wudhu Saat Puasa, Supaya Tidak Batal

Islam – Tiap muslim tentunya ingin melaksanakan Puasa Ramadhan 2020 dan ibadah lainnya dengan baik. Sayangnya, keinginan beribadah dengan baik kadang tak selalu mudah dilaksanakan. Selalu ada momen yang membuat manusia ragu, misal apakah berkumur saat wudhu berisiko membatalkan puasa.

Berkumur adalah langkah pertama dari delapan tahap saat membersihkan diri sebelum sholat. Saat kumur selalu ada risiko menelan air yang bisa membatalkan puasa Ramadhan. Dengan risiko tersebut, bagaimana cara wudhu saat puasa supaya tidak batal? Wudhu adalah syarat wajib sholat sehingga tak bisa ditinggalkan, kecuali dalam kondisi tertentu.

Baca  MUI: Tak Ada Perintah Melarang Shalat Jumat Karena Virus Corona. Itu Pelintir!

“Ketika wudhu saat puasa sebetulnya tidak disarankan berkumur berlebihan (gargle). Cukup bilas (rinse) mulut dan langsung keluarkan airnya,” kata Shabbir Hassan seorang penghafal Al-Qur’an (hafiz) yang saat itu sedang studi bidang Islamic Sciences and Sharia dikutip dari BBC.

Selain saat kumur, menghirup air ke dalam hidung saat wudhu juga bisa membatalkan puasa seorang muslim. Padahal, puasa tidak boleh menjadi halangan muslim menyempurnakan wudhunya. Seperti dalam hadits yang diceritakan ‘Asim bin Laqit bin Sabirah dari ayahnya.

أَسْبِغِ الْوُضُوءَ، وَبَالِغْ فِي الِاسْتِنْشَاقِ إِلَّا أَنْ تَكُونَ صَائِمًا

Baca  Belum Ada Kasus Corona, Presiden Tajikistan Imbau Muslim Tidak Puasa

Artinya: “Sempurnakanlah wudhu, bersungguh-sungguhlah ketika istisyaq (menghirup air ke dalam hidung), kecuali ketika kamu sedang puasa.” (HR Nasa’i)

Terkait hadits tersebut, Imam Ibnu Baz dalam Majmu’ Fatawa wa Maqalat Mutanawi’ah menjelaskan orang yang puasa juga harus kumur dan istisyaq. Cara wudhu saat puasa supaya tidak batal adalah jangan terlalu keras atau berlebih-lebihan hingga masuk ke kerongkongan yang bisa membatalkan puasa.

Kategori berlebih-lebihan saat kumur dijelaskan Muhammad bin Al-Khatib Asy-Syarbini dalam buku Mughnil Muhtaj. Berlebih-lebihan saat kumur adalah memasukkan air hingga ujung langit-langit mulut serta mengenai sisi gigi dan gusi. Dengan penjelasan ini, muslim wajib serius dan hati-hati supaya air yang digunakan tidak membatalkan puasa.

Baca  MUI: Meskipun Pandemi Corona Puasa Ramadhan Tak Bisa Diganti Fidiah!

Kewajiban tidak berlebih-lebihan saat kumur dan istisyaq juga dijelaskan Asy-Syarbini dalam Mughnil Muhtaj. Menurutnya, berlebih-lebihan hingga air masuk ke dalam tubuh membatalkan puasa sesuai penjelasan madzhab Syafi’i. Orang yang sedang puasa dilarang melakukan hal berlebih-lebihan termasuk saat kumur dan istisyaq.

Namun berbeda halnya jika air tertelan secara tidak sengaja meski sudah hati-hati, sesuai tuntutan cara wudhu saat puasa. Kondisi tersebut tidak membatalkan puasa sehingga muslim tak perlu khawatir. (row/erd)

Share :

Baca Juga

Islam

Subhanallah, Pria Ini Meninggal Saat Mengumandangkan Hayya ‘Ala Shalah dalam Azan

Islam

Hewan Dabbah Ini Akan Muncul di Mekkah Sebagai Tanda Kiamat Makin Dekat!

Islam

Ulama Saudi Ini Izinkan Istri Tolak Ajakan Suami Berhubungan Demi Cegah Corona

Islam

UAS Mengatakan Virus Corona Tentara Allah. Beda dengan Pendapat Quraish Shihab

Islam

Ikuti Imbauan Ma’ruf, Menag Setuju Zakat Ditunaikan Sebelum Ramadan, Imbas Corona

Islam

Hukum Shaf Renggang dalam Shalat Berjamaah Karena Takut Covid 19

Islam

Kabar Sedih dari Sandiaga: WNI Pengurus Masjid di New York Meninggal karena COVID-19

Islam

Kisah Sedih, Makan Malam Terakhir Seorang Ibu dengan Anaknya