Home / Global

Kamis, 9 April 2020 - 11:06 WIB

Imam Masjid Ini Dicopot Karena Tiadakan Shalat Jamaah

Internasional – Imam Masjid Abubakar Gumi Juma’at Kaduna, Nigeria, Syekh Malam Abubakar Sarkin Aminu, kehilangan posisinya sebagai imam, Rabu (8/4). Pasalnya, ia mematuhi perintah Pemerintah Negara Bagian Kaduna untuk menghindari pertemuan sosial dan keagamaan terkait penyebaran virus corona (Covid-19).

Abubakar dituduh menghentikan ibadah sholat berjamaah lima waktu. Menurut berbagai sumber, Abubakar menghentikan penyelenggaraan shplat karena ada banyak jamaah yang hadir.

Baca  Soal Virus Wabah Corona COVID-19, Bill Gates Justru Bela China

Kelinci Jadi Hiburan Orang Nigeria Saat Karantina Nigeria Cari Utang untuk Hadapi Pandemi Virus Corona Penjelasan Imam Al Ghazali Mengenai Puasa

Pelarangan sholat di masjid dilakukan untuk menghindari penyebaran virus corona. Sebuah sumber yang dekat dengan imam tersebut, Abdulbasit Abubakar, mengatakan, imam telah dipindahkan secara tidak adil. Padahal, ada masjid-masjid lain yang pemimpinnya sepenuhnya mematuhi perintah Pemerintah Negara Bagian Kaduna terkait jarak sosial tidak dicopot.

Baca  Tidak Bebas! Para Tahanan di Turki Produksi 1,5 Juta Masker untuk Rumah Sakit

“Saya pikir ini menyedihkan dan tidak adil. Apakah Anda menghentikan imam karena mematuhi perintah pemerintah? Apakah dia seharusnya melawan pemerintah? Bahkan, Makkah ditutup dan para imam belum ditangguhkan atau dihapus,” kata Abdulbasit Abubakar dilansir dari Vanguard, Kamis (9/4).

Sementara itu, pemimpin Jama’atu Izalatul Bidi’a Wa Iqamatussunah JIBWIS Zaria, Malam Sani Yakubu, yang mengumumkan pencopotan imam tidak dapat dihubungi. Sebelumnya, Vanguard melaporkan Pemerintah Negara Bagian Lagos menyegel masjid karena melanggar perintah terkait jarak sosial dan mendenda kepemimpinan masjid. Awal pekan ini juga Gubernur Kaduna, Elrufai, mengancam memperpanjang jam malam karena beberapa orang melanggar perintah.

Baca  Menelusuri Asal Muasal Covid-19, Benarkah dari Laboratorium Institut Corona di Wuhan?

Adapun jarak sosial merupakan langkah penting yang perlu diambil untuk mencegah pandemi corona. Para ahli kesehatan telah merekomendasikannya untuk mengurangi penyebaran Covid-19. (Rmol)

Share :

Baca Juga

Global

Ibrahim al-Ubeidi: Covid-19 Rencana Israel-AS untuk Menutupi Sesuatu?

Global

Brigadir Jenderal Esmail Qaani Jadi Komandan Pasukan Elit Quds, Ini Ancamannya

Global

Seminggu Sejak Sekolah Dibuka, 70 Anak di Prancis Terpapar COVID-19

Global

Tidak Bebas! Para Tahanan di Turki Produksi 1,5 Juta Masker untuk Rumah Sakit

Global

Ultimatum Trump Untuk Arab Saudi: Pangkas Pasokan Minyak Atau AS Cabut Dukungan Militer

Global

Polisi Diam Saat Kios Muslim Dibakar; Muslim Delhi Putus Asa Mencari Keadilan

Global

160 Paspampres Filipina Positif Rapid Tes COVID-19, Bagaimana Kabar Presiden Duterte?

Global

Terbongkar! Lab Virus Wuhan Masih Simpan 1500 Virus Mematikan, Diungkap Peneliti Senior