Home / Peristiwa

Selasa, 14 April 2020 - 17:17 WIB

Ikut Tahlilan, Warga Satu Kampung Berstatus ODP

Desa. (ILUSTRASI: TEMPO/INDRA FAUZI)

Desa. (ILUSTRASI: TEMPO/INDRA FAUZI)

Warga di Kampung Malang Nengah, Desa Ciseeng, Bogor, menjadi orang dalam pemantauan (ODP) setelah mengikuti tahlilan yang digelar di salah satu rumah warga yang meninggal.

“Awalnya enggak tahu, tapi setelah keluar data monitoring COVID-19 Kabupaten Bogor, warga (yang ikut tahlilan) dinyatakan ODP,” kata Sekretaris Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, Heri Isnandar, kepada kumparan, Minggu (12/4).

Menurut Heri, awalnya pasien tersebut dirawat di RSUD Cibinong karena sakit jantung. Meski diagnosa dokter adalah sakit jantung, pasien tetap diambil tes swab.

Baca  Pasien Covid-19 Terus Bertambah, Pengamat: Itulah Risiko Jika Anies Masih Dianggap Saingan Pusat

Tak lama setelah tes swab dilakukan, pasien tersebut meninggal dan dimakamkan di pemakaman keluarga di Cibinong. Karena diagnosa dokter adalah penyakit jantung dan pasien juga tidak dinyatakan sebagai PDP, pasien tersebut dimakamkan tidak dengan tata cara pemakaman COVID-19.

Setelah jenazah dimakamkan, keluarga pasien langsung pulang ke Ciseeng dan menggelar tahlilan selama tujuh hari yang dihadiri warga sekitar. Di hari ke delapan, hasil swab baru keluar dan pasien tersebut dinyatakan positif COVID-19.

Baca  1.247 Warga Tiongkok Dapat Izin Tinggal Terpaksa di Indonesia, 118 WNA Ditolak Masuk

“Tujuh hari kemudian, Pemkab Bogor mengeluarkan informasi bahwa jasad itu positif corona. Sekampung kaget dan langsung jadi ODP,” jelas Heri.

Meski demikian, Heri berharap masyarakat sekitar tetap waspada dan tidak panik. Ia juga meminta masyarakat untuk menjalankan imbauan menjaga jarak untuk mengurangi risiko penularan COVID-19.

Kabar kematian warga Desa Ciseeng karena virus corona itu juga dibenarkan Bupati Bogor Ade Yasin. Pada Sabtu (11/4), Ade Yasin menyebut dari penambahan 4 kasus positif COVID-19 di Kabupaten Bogor, salah satunya adalah warga Desa Ciseeng.

Baca  Kebocoran Data 15 Juta Pengguna, Ini Pengakuan Tokopedia, dan Analisis Ahli

“Bertambah empat kasus baru positif COVID-19 dan satu di antaranya meninggal dunia. Satu pasien positif yang meninggal dunia adalah laki-laki, 48 tahun, asal Kecamatan Ciseeng,” kata Ade.

Hingga Minggu (12/4), jumlah kasus positif virus corona di Kabupaten Bogor sudah mencapai 36 orang. Dari jumlah tersebut, ada satu pasien positif COVID-19 asal Kecamatan Cileungsi yang meninggal dunia. (tempo)

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Jemaah Tarawih Masjid Kemayoran Bubar, Ada Pria Ambruk Tak Sadarkan Diri Usai Salat

Peristiwa

Jangan Pesimis! Lihat Nenek Ini Ketemu Jodoh Usia 56 Tahun

Peristiwa

Di Tengah Pandemi, Mahasiswa UIN Syarief Hidayatullah 19 Hari Jalan Kaki dari Jakarta Ke Bima

Peristiwa

Pulang dari Luar Negeri Bima Arya Positif Terinfeksi Virus Corona

Peristiwa

Pasangan Ini Terkejut Ternyata Mereka Pernah Foto Bersama Di Waktu Kecil

Peristiwa

4 Direktur Garuda Ikut Dicopot, Wamen BUMN Pastikan Keselamatan Penumpang Tetap Terjaga

Peristiwa

Blak-blakan Abah Cijeungjing yang Nikah Lagi Diantar Istri

Peristiwa

Suaminya Angkut Harley Davidson Selundupan, Ini Penjelasan Iis Dahlia