Home / Ekonomi

Selasa, 21 April 2020 - 03:43 WIB

Harga Minyak Mentah Anjlok Gila-gilaan, BBM Kenapa Tidak Turun?

Jakarta – Harga minyak dunia anjlok tajam pada awal Maret 2020, bahkan sampai tercatat minus kali ini. Anjloknya harga minyak dunia bersamaan dengan merebaknya virus Corona.

Sementara, pada awal April terjadi perundingan OPEC+ terkait produksi minyak di mana telah terjadi kesepakatan untuk memangkas produksi minyak sampai 9,7 juta barel per hari pada bulan Mei dan Juni 2020 dan tidak menutup kemungkinan bisa diperpanjang.

Baca  Dahlan Iskan: Bersyukur Ada Wabah Corona? Rakyat Kecil Bisa Bersedekah ke Pertamina

Namun demikian hasil perundingan tersebut masih belum memberi efek perubahan harga minyak karena permintaan menurun akibat pandemi COVID-19 yang menyebabkan banyak negara menerapkan kebijakan lockdown. Serta, adanya dampak dari melemahnya perekonomian global.

Menyikapi kondisi tersebut, pemerintah terus mencermati perkembangan global tersebut sekaligus mempertimbangkan kondisi energi di dalam negeri.

“Terkait harga BBM, saat ini pemerintah masih mencermati dan mengevaluasi terkait perkembangan harga minyak, termasuk rencana pemotongan produksi minyak OPEC+ mulai bulan depan,” kata Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM Agung Pribadi mengutip laman resmi kementerian, Selasa (21/4/2020).

Baca  Bersiap, Jokowi Sebut Ekonomi RI Akan Terkoreksi Dalam

“Pertimbangan lain yang dicermati bahwa kurs rupiah juga melemah dan konsumsi BBM jauh menurun, bahkan di beberapa kota seperti Jakarta penurunan hingga 50%. Pemerintah memonitor perkembangan ini yang mana sebelumnya telah 2 kali dilakukan penurunan harga BBM JBU (Pertamax cs) pada awal tahun 2020. Saat ini harga BBM Indonesia masih merupakan salah satu yang termurah di Asia Tenggara dan beberapa negara di dunia lainnya,” tambahnya.

Baca  Aduh! Sudah 1,65 Juta Pekerja Kena PHK. Ini Solusi Pemerintah

Selama ini pemerintah mendukung penyediaan subsidi dan juga kompensasi harga BBM dengan jumlah yang kian meningkat yang disebabkan harga minyak yang tinggi dibandingkan harga jual BBM dalam negeri. (detik)

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Kemarin Anjlok Rp 12.000/Gram, Harga Emas Bakal Nyungsep?

Ekonomi

Perpres Kemudahan Impor Terbit, Mafia Impor Makin Merajalela?

Ekonomi

Setengah Miliar Orang Diprediksi Jatuh Miskin, RI Harus Waspada!

Ekonomi

Dampak Corona, Utang BUMN Jatuh Tempo Bikin Erick Thohir Cemas

Ekonomi

Sri Mulyani Shock Besar dan Minta Rakyat RI Siap-siap, Ada Apa?

Ekonomi

Minyak dan Saham Rontok, Harga Emas Bangkit ke Rp924 Ribu

Ekonomi

Ekonomi Terpukul Akibat Pandemi Covid-19, Ini Permintaan Jokowi

Ekonomi

Menko PMK Sebut Krisis Ekonomi Saat Ini Lebih Parah dari 1998