Home / Hukum

Senin, 1 Juni 2020 - 00:20 WIB

Habib Bahar Kini Berbeda, Dia Beberkan Sikap Sipir di Nusakambangan

Ciri khas Habib Bahar bin Smith dengan rambut gondrong pirangnya kini tidak ada lagi.

Rambut itu hanya jadi kenangan. Sebab, sejak dipindahkan dari Lapas Gunung Sindur ke Lapas Batu Nusakambangan, rambut Habib Bahar dipotong petugas.

Namun, dia mengaku, rambutnya dipelontos atas persetujuannya karena memang aturan di Lapas Batu Nusakambangan seperti itu.

“Soal rambut saya memang aturannya di Lapas Batu, bagi penghuni baru harus dipotong rambutnya. Saya setuju saja karena petugas memenuhi SOP,” kata Habib Bahar dalam video yang beedar di medsos.

Baca  Perkarakan Said Didu, Luhut pun Banjir Dukungan

Napi kasus penganiayaan itu menegaskan, sejak pemindahannya dari Lapas Gunung Sindur ke Batu Nusakambangan semua petugas bersikap baik.

Dia mengungkapkan, tidak ada penyiksaan dan penganiayaan.

“Buat umi, istri dan anak-anak saya juga para santri, saya di sini dalam kondisi baik. Saya tidak ditekan, apalagi dianiaya dan disiksa. Semua petugas di sini bersikap baik,” ujarnya.

Baca  Napi Asal Sulsel Ini Menolak Dibebaskan Pemerintah: Mending di Sini, Banyak Teman

Dia katakan, seluruh petugas lapas begitu perhatian sehingga membuat dirinya patuh.

“Saya ini seperti bola karet. Makin dipencet makin mental. Kalau petugas bersikap baik, saya akan semakin patuh dan merunduk,” ucapnya

Dia juga membantah soal kabar adanya perlakuan sewenang-wenang dari para petugas lapas.

Habib Bahar menegaskan informasi tersebut tidak benar. Sebab, semuanya berjalan sesuai SOP.

Baca  Suap Impor Bawang, Eks Politikus PDIP Dituntut 10 Tahun Bui

“Petugas sangat baik. Bahkan mereka intens bertanya apakah saya mau puasa atau tidak agar keperluan saya disediakan. Begitu juga obat-obatan yang saya butuhkan, selalu disiapkan. Alhamdulilah, selama di sini asam lambung saya tidak pernah kambuh karena obat selalu disiapkan petugas,” tuturnya. (jpnn)

Share :

Baca Juga

Hukum

Mau Beri Bantuan ke Driver Ojol, Perlu Koordinasi Aparat untuk Menjaga Terjadinya Kerumunan

Hukum

Massa FPI, GNPF dan PA 212; “India Teroris”

Hukum

Jomblo Senang, Kapolda Metro Jaya Sebut Sepeda Motor Hanya Boleh Dinaiki untuk Satu Orang Selama PSBB

Hukum

Ternyata Wakapolri Hadir di Pesta Pernikahan Kompol Fahrul Sudiana

Hukum

Digugat Pengelola Mal, Anies Baswedan Menang di MA

Hukum

Romi Sebut Punya PR Jadi Imam Tarawih Usai Bebas dari Penjara

Hukum

Rocky Gerung: MK Itu Otaknya di Istana, Kakinya Dirante Senayan, Hanya Tangannya yang Bebas Transaksi

Hukum

Kejaksaan Agung Yakin Jiwasraya Direncanakan Dibobol, Kerugian Negara Ditaksir 17 Triliun