Home / Politik

Selasa, 19 Mei 2020 - 23:39 WIB

Habib Bahar Kembali Masuk Lapas, Fadli Zon Tanya Kapolri

Politikus Partai Gerindra, Fadli Zon menanggapi soal Habib Bahar Smith yang sempat bebas namun kembali ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Gunung Sindur, Bogor, Selasa (19/5/2020).

Dalam akun Twitter-nya, Fadli Zon justru mempertanyakan mengenai proses dibawanya kembali Bahar ke Lapas kepada Kapolri Jenderal Pol Idham Aziz.

“Pak Kapolri. Kenapa Habib Bahar Smith diperlakukan diskriminatif?,” tulis akun Twitter @fadlizon, dikutip Selasa (18/5/2020).

Baca  Wacana Presiden 3 Periode, Politikus PKS: Bravo untuk Pak Jokowi

“Hukum benar2 sdh jadi alat kekuasaan? Apalagi ditangkap di tengah malam di bulan suci Ramadhan di Pesantrennya pula. Apa negeri ini masih bisa disebut demokrasi,” tulis dia lagi.

Sebelumnya, diketahui Bahar yang juga terpidana kasus penganiayaan terhadap dua remaja kembali ditangkap pada Selasa (19/5/2020) sekitar pukul 02.00 dini hari. Ia dijemput oleh petugas Kementerian Hukum dan HAM serta didampingi petugas dari Polda Jawa Barat.

Baca  DPR Bertanya Kepada Jokowi: Apa Bedanya Kerumuman di Pasar dan Rumah Ibadah

Adapun Bahar yang divonis tiga tahun penjara itu sempat dinyatakan bebas dan keluar dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cibinong pada Sabtu (16/5/2020) sekitar pukul 15.30 WIB.

Pembebasan itu merujuk pada aturan Permenkumham Nomor 10 Tahun 2020 tentang Program Pembebasan Bersyarat Asimilasi Kementerian Hukum dan HAM terkait Covid-19 (i)

Share :

Baca Juga

Politik

Beredar Foto Riza Patria dengan Perempuan Bercadar. Hendarsam Pesan Begini Ke Buzzer

Politik

DPRD Justru Salahkan Risma: Seharusnya Surabaya Beli Mobil PCR Sendiri

Politik

Belva Stafsus Jokowi: Jika Konflik Kepentingan, Saya Mundur Saat Ini

Politik

Prabowo Ajak Kader Gerindra Patuh dan Bantu Jokowi Atasi Corona

Politik

Politikus PDIP Henry Lapor Rocky Gerung, Iwan Sumule: Kalah Debat Lapor Polisi, Koplak

Politik

Iuran BPJS Naik Lagi, Rocky Gerung: Istana Semakin Arogan!
Kartu Prakerja

Politik

MPR: Kartu Prakerja Tidak Efektif dan Pemborosan Uang Negara

Politik

Klarifikasi Said Didu Sudah Dibaca Luhut, Jubir: Mungkin Memang Kita “rada-rada dungu” Ini Minta Maaf atau Apa?