Home / Daerah

Minggu, 10 Mei 2020 - 18:42 WIB

Gubernur Khofifah: Perusahaan Wajib Bayar THR, Corona Jangan Jadi Alasan!

Seluruh perusahaan di Jawa Timur dituntut tak lepas dari tanggung jawab terhadap kewajiban tunjangan hari raya (THR) kepada para buruh dan karyawan.

“Perusahaan wajib hukumnya memberikan THR kepada seluruh pekerja/buruh yang masih aktif bekerja, dirumahkan, bahkan yang dalam proses PHK,” tegas Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Minggu (10/5).

Lebih lanjut, Khofifah menjelaskan, pekerja dengan perjanjian kerja waktu tidak tertentu (PKWTT) atau pekerja tetap dan mengalami PHK terhitung sejak 30 hari sebelum hari raya keagamaan berhak menerima THR.

Baca  Ini Lima Daerah yang Melakukan 'Lockdown' Guna Mencegah Penyebaran Corona

Sedangkan, pekerja dengan perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT) namun hubungan kerjanya berakhir sebelum hari raya keagamaan maka tidak mendapatkan THR. Terkait besarannya, pekerja akan mendapatkan 1 bulan gaji bila telah mempunyai masa kerja 12 bulan atau setahun atau lebih.

Sementara pekerja yang kurang dari 12 bulan bekerja diberikan THR secara proporsional sesuai masa kerja.

Baca  Khofifah Berikan Tunjangan Kehormatan bagi Para Hafidz Hafidzah

“THR sudah diatur dalam Permenaker 6/2016 dan harus dipatuhi seluruh perusahaan/industri. Sesuai aturan, wajib dibayarkan pengusaha paling lambat tujuh hari sebelum hari raya keagamaan,” imbuhnya.

Ia pun menekankan kepada perusahaan untuk tidak menjadikan pandemik Covid-19 sebagai alasan tidak melaksanakan kewajiban membayar THR.

Namun apabila perusahaan tidak mampu membayarkan THR secara tepat waktu, maka Pemprov Jatim mendorong agar dilakukan dialog terlebih dahulu agar mencapai kesepakatan dengan pekerjanya.

Baca  Klaster Corona Sampoerna 'Meledak' Gara-gara Dinkes-Gugus Tugas Lambat

“Perusahaan dan pekerja harus berdialog secara kekeluargaan dan dengan kepala dingin mengingat saat ini kita tengah dalam situasi darurat. Harus ada transparansi keuangan internal perusahaan agar pekerja pun memahami hal tersebut,” tandasnya. (Rmol)

Share :

Baca Juga

Pemprov Sumut Gratiskan Tagihan Air

Daerah

Dampak Corona, Pemprov Sumut Gratiskan Tagihan Air PAM Selama 3 Bulan

Daerah

Anies Meminta Warga Jakarta untuk Tidak Keluar Kota Dulu Setidaknya 3 Pekan
Anies Dikeroyok 3 Menteri

Daerah

Gak Ribet! Anies Akan Memberikan Bantuan Rp 1 Juta per Bulan Buat Warga Miskin di Tengah Wabah Corona,

Daerah

Ngamuk tak Mau Pakai Masker, Bupati Bogor: Memprihatinkan

Daerah

Berjubel Belanja di Mall, Kini Pembeli Cemas, Seorang Kasir Terbukti Positif Corona

Daerah

Gubernur Khofifah akan Cabut Izin Salat Id di Masjid Al Akbar Surabaya

Daerah

Beda dengan Gubernur Kalbar Wali Kota Pontianak Izinkan Salat Id Berjemaah di Masjid

Daerah

Terkait Covid 19, Gubernur: Sejumlah Kebijakan Pusat Kacaukan Skenario Daerah