Home / Politik

Jumat, 24 April 2020 - 17:30 WIB

Ditanya Kesiapan Jadi Capres 2024, Ini Jawaban Susi Pudjiastuti

Jakarta – Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti buka suara soal kemungkinan dirinya menjadi calon presiden (capres) pada 2024. Seperti diketahui, masyarakat banyak mendukung Susi untuk maju sebagai presiden berikutnya, menggantikan Joko Widodo yang sudah menjabat selama dua periode.

“Nyapres tuh apa sih? Nyapres di negeri keong? Susi akan menjadi the last person yang diperhitungkan oleh mereka, yang dilirik oleh mereka (partai politik),” kata Susi Pudjiastuti, Jumat, 24 April 2020.

Baca  Susi Bela Rizal Ramli yang Dianggap Sampah Sebut Jokowi Minta Bantuan

Susi mengakui mempunyai alasan menyebut dirinya sebagai orang pilihan terakhir partai politik. Ia beralasan, beberapa orang memandangnya agak sedikit gila dan memiliki pola pikir yang terbalik-balik.

Kemudian, kata Susi, sistem politik di Indonesia tak memungkinkan dirinya mencalonkan diri sebagai kepala negara secara independen. Biasanya, setiap partai di Republik Indonesia telah mempunyai capres pilihan masing-masing untuk dicalonkan menjadi presiden nantinya.

Baca  AHY Belum Layak Bersaing dengan Prabowo dan Anies, Gatot Lebih Menjanjikan

“Ya tidak bisa. Partainya juga tidak mau, tidak akan suka sama saya. Orang kayak Susi yang lulus SMA bisa jadi menteri itu sudah keajaiban, dan itu karena Pak Jokowi angkat saya,” tutur bos Susi Air ini.

Susi pun tak percaya soal keajaiban yang datang dua kali. Dia meyakini, keajaiban hanya datang sekali saat dirinya diangkat jadi Menteri Kelautan dan Perikanan oleh Presiden Jokowi pada lima tahun lalu. “Keajaiban hanya datang satu kali dalam hidup kita biasanya. Tidak ada dua kali,” ujar dia. (tempo)

Baca  Basmi Mafia Alkes, Susi Usul ke Erick: Tenggelamkan Dua Kementerian Ini

Share :

Baca Juga

Politik

Prabowo Ajak Kader Gerindra Patuh dan Bantu Jokowi Atasi Corona

Politik

Iuran BPJS Naik Lagi, Rocky Gerung: Istana Semakin Arogan!

Politik

Kordinator Bela Islam Menolak Ahok sebagai Kepala Otoritas Ibukota Negara

Politik

Ahok Diduga Nepotisme Gara-Gara Cashback Harga BBM buat Ojol, Minta Dibatalkan

Politik

Media Asing Sebut Korban Meninggal Akibat Covid-19 di Indonesia Sudah Lebih 2.200 Orang

Politik

Belva Stafsus Jokowi: Jika Konflik Kepentingan, Saya Mundur Saat Ini

Politik

Jokowi Bagi Sembako Ke Gang Sempit, Pengamat: Janganlah Pak Presiden Ambil Kewenangan Ketua RT
Impor Jamu China untuk Pasien Corona

Politik

Puan Maharani Cs Dianggap Buang Uang Impor Jamu China untuk Pasien Corona