Home / Nasional / Politik

Minggu, 19 Januari 2020 - 17:00 WIB

Desak Anies Baswedan Dimakzulkan, Satyo Purwanto Sebut Massa Kesurupan Atas Dasar Kebencian

BERITAWAJO.COM, JAKARTA – Sekretaris Jenderal Jaringan Aktivis Pro-Demokrasi (ProDem), Satyo Purwanto menyindir kelompok tertentu yang meminta Anies Baswedan dimakzulkan dari kursi Gubernur DKI Jakarta karena dianggap gagal menanggulangi banjir.

Satyo menyebut kelompok itu dilanda kesurupan dan menilai kinerja Anies secara subjektif.


Foto Istimewa

“Bila merujuk sekelompok orang kesurupan yang demonstrasi beberapa hari lalu yang meminta Gubernur DKI diberhentikan, itu adalah penilaian subjektif atas dasar kebencian,” kata Satyo dihubungi jpnn.com (grup fajar.co.id), Minggu (19/1).

Lebih lanjut, kata Satyo, kelompok yang meminta Anies dimakzulkan juga tidak dewasa berdemokrasi. Satyo menilai kelompok itu berasal dari pendukung Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Baca  Materi Kursus Kartu Prakerja Mirip Konten Gratis Youtube

Namun, kata dia, pendukung itu tidak bisa terima Ahok kalah dari Anies di Pilkada DKI Jakarta 2017. Kemudian pendukung itu diduga berevolusi menjadi kelompok pembenci Anies.

“Mereka juga tidak dewasa berdemokrasi, tidak bisa menerima kekalahan dan enggak bisa move on. Penilaian apa pun terhadap seseorang yang sudah kadung dibenci, umumnya akan selalu terlihat buruk meskipun ia berbuat kebaikan,” timpal Satyo.

Baca  Pengamat: Kritikan Tanpa Bukti, Justru Datangkan Simpati untuk Anies Baswedan

Sebelumnya, ratusan massa yang menamakan diri Jakarta Bergerak menggelar aksi di areal Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (14/1). Aksi ini sebagai buntut kekecewaan massa karena Anies Baswedan dianggap gagal menjadi Gubernur DKI Jakarta.

Dalam aksi ini, massa membawa sejumlah pamphlet atau spanduk yang intinya mendorong Anies Baswedan dimakzulkan.

Dalam sebuah poster, terdapat foto Anies Baswedan mengenakan pakaian berwarna putih. Di samping foto itu, terdapat tulisan berbahasa Inggris “Impeach Him”.

Baca  Sebut Konstitusi di Atas Kitab Suci, Anggota Komisi VIII Minta Kepala BPIP Berhenti Bikin Gaduh

Seorang orator bernama Dewi Tanjung juga mengungkapkan desakan agar Anies dimakzulkan. Menurut dia, seorang pejabat bisa dimakzulkan jika tidak bekerja nyata bagi rakyat.

“Apa mungkin seorang gubernur turun? Presiden saja bisa turun, apalagi gubernur,” ucap Dewi yang juga merupakan politikus PDI Perjuangan itu dalam orasinya.

“Ingat, Allah punya kuasa. Kalau Allah bilang kun fayakun Anies mundur, mundur dia sekarang juga,” timpal dia.

Demikian berita ini dikutip dari FAJAR.CO.ID untuk dapat kami sampaikan kepada pembaca sekalian.

Share :

Baca Juga

Politik

Majalah Terkemuka Inggris Sebut Anies Saingan Baru Jokowi

Politik

Pandemi, PDIP Akan Tetap Gelar Doa Bersama di Makam Bung Karno

Nasional

Jumince Sabneno Dibunuh Pacar Raymundus, Ini Motifnya

Nasional

Ridwan Kamil Jelaskan Mengapa Kasus Corona Terlihat Sedikit, Padahal…

Politik

Ahmad Dhani Sebut Ada Konspirasi di Balik Virus Corona, Indonesia Akan Tunduk

Nasional

JK Sentil Jokowi: ‘Berdamai dengan Corona’ Damai Itu Kesepakatan Kedua Belah Pihak!

Nasional

PA 212 Rencana Reuni di Monas, Respons Istana Begini

Nasional

Rizal Ramli Menangis, Minta Pak Jokowi Hentikan Proyek Ibu Kota Baru