Home / Peristiwa

Sabtu, 11 April 2020 - 03:35 WIB

Dentuman di Jakarta-Bogor Bukan dari Anak Krakatau, Mari Cek dari Mana Sumbernya?

Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan suara dentuman yang terdengar di Jakarta hingga Bogor bukan berasal dari aktivitas gempa tektonik. BMKG mencatat ada aktivitas gempa kecil di Selat Sunda saat erupsi Gunung Anak Krakatau terjadi malam tadi.

“Terkait suara dentuman yang beberapa kali terdengar dan membuat resah masyarakat Jabodetabek, sejak tadi malam hingga pagi hari ini pukul 06.00 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan tidak terjadi aktivitas gempa tektonik yang kekuatannya signifikan di wilayah Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Provinsi Banten,” kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono dalam keterangannya, Sabtu (11/4/2020).

Baca  Video Detik-Detik Patung Raksasa Dewa Perang di Tuban Roboh

BMKG mencatat terjadi gempa tektonik di Selat Sunda pukul 22.59 WIB Jumat (10/4) kemarin dengan magnitudo 2,4 di 70 km arah selatan barat daya dari Gunung Anak Krakatau pada kedalaman 13 km. Gempa itu tak terkait dengan suara dentuman dini hari tadi.

“Meskipun ada aktivitas gempa kecil di Selat Sunda pada pukul 22.59 WIB dengan magnitudo M 2,4, gempa ini kekuatannya tidak signifikan dan tidak dirasakan oleh masyarakat. Berdasarkan data tersebut, BMKG memastikan suara dentuman tersebut tidak bersumber dari aktivitas gempa tektonik,” jelas Rahmat.

Baca  Pencuri Kotak Amal Ini Ambili Uang Pakai Lidi Satu Persatu sampai Dapat Rp 644.000.

BMKG mencatat tak ada anomali perubahan muka laut sejak 10 April 2020 pukul 21.00 WIB hingga 11 April 2020 pukul 06.00 WIB. Selain itu, berdasarkan monitoring muka laut yang dilakukan BMKG menggunakan tide gauge dan radar Wera, erupsi Gunung Anak Krakatau tadi malam tidak memicu terjadinya tsunami.

Lantas dari manakah sumber suara dentuman dini hari tadi?

Baca  Warganet Ramaikan Tagar Kebohongan Baru Saat Pemerintah Mau New Normal

Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kasbani mengatakan pihaknya belum mengetahui sumber suara dentuman itu.

“Kami juga belum tahu, barangkali dari sumber lain,” kata Kasbani saat dimintai konfirmasi terpisah.

Kasbani menduga suara dentuman itu berasal dari sumber lain. Namun ia menyatakan aktivitas gunung di sekitar Bogor masih normal.

“Gunung Salak dan Gunung Gede statusnya masih normal. Tidak ada peningkatan aktivitas vulkanik yang signifikan,” jelasnya. (detik)

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Nenek 70 Tahun di Bogor Ditampar Petugas, Beras Bansos Miliknya Juga Dipotong 15 Kg

Peristiwa

Kisah Pilu, Ojol dan Istri Bersama Bayinya Berusia 20 Hari Diusir dari Kontrakan

Peristiwa

Innalillahi, Dokter Penjemput Rombongan Bima Arya Wafat Setelah Positif Terinfeksi Covid-19

Peristiwa

Inna Lillah; Tenaga Medis Berstatus PDP Corona Meninggal Dunia

Peristiwa

Curhat Tukang Gali Kubur, Makamkan 20 Jenazah Corona Setiap Hari

Peristiwa

Jemaah Tarawih Masjid Kemayoran Bubar, Ada Pria Ambruk Tak Sadarkan Diri Usai Salat

Peristiwa

Kocak! Maling Sepeda di Makassar Diintip Pemilik dari CCTV Sambil Main Domino

Peristiwa

Beberapa Kali Suara Dentuman yang ‘Hantui’ Indonesia Sampai Hari Ini Masih Misteri