Home / Islam

Rabu, 3 Juni 2020 - 11:17 WIB

Benarkah Dana Haji Nganggur Dipakai untuk Hal Lain di Tengah Pandemi?

Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) memastikan dana haji akan aman di rekeningnya dan hanya akan digunakan untuk menunjang penyelenggaraan ibadah haji. Hal ini menyusul setelah adanya keputusan pemerintah yang meniadakan keberangkatan haji 2020 untuk seluruh warga negara Indonesia (WNI).

“Dana tersebut memang tersimpan di rekening BPKH dan jika tidak dipergunakan untuk penyelenggaraan ibadah haji akan dikonversi ke dalam mata uang rupiah dan dikelola oleh BPKH. Dana konversi rupiah itu sendiri nantinya tetap akan tersedia dalam rekening BPKH yang aman dan dipergunakan dalam menunjang penyelenggaraan ibadah haji,” berdasarkan keterangan resmi BPKH yang diterima detikcom, Rabu (3/6/2020).

Baca  UAS Batalkan Semua Agenda Ceramahnya; Banyak Netizen Nyinyir Tak Paham

Kepala BP-BPKH, Anggito Abimanyu menyebut per Mei 2020 dana yang dikelola senilai lebih dari Rp 135 triliun. Uang tersebut dalam bentuk rupiah dan valuta asing yang dikelola secara professional pada instrumen syariah yang aman dan likuid.

Ia memberikan klarifikasi terkait dana haji sebesar US$ 600 juta untuk membantu memperkuat rupiah. Pemberitaan yang beredar mengenai dana US$ 600 juta BPKH dapat dipakai untuk memperkuat rupiah diucapkan di acara internal Halal Bihalal Bank Indonesia pada 26 Mei 2020, bukan setelah pemerintah mengumumkan haji ditunda pada 2 Juni 2020.

Baca  Video Suasana Ka'bah yang Sepi Akibat Antisipasi Saudi Terhadap Wabah Corona

“Pernyataan tersebut adalah bagian dari ucapan silaturahmi secara online kepala BP-BPKH kepada Gubernur dan jajaran Deputi Gubernur BI,” jelasnya.

Di depan Gubernur dan Deputi Gubernur BI, Kepala BP-BPKH menyampaikan ucapan Selamat Idul Fitri 1441 H dan memberikan update mengenai Dana Haji, di antaranya Dana Kelolaan, Investasi dan Dana Valuta asing serta kerja sama BI dan BPKH mengenai kantor di Bidakara, pengelolaan Valuta Asing dan rencana Cashless Living Cost Haji dan Umrah.

Baca  Umrah di Masa Pandemi? Berikut Penjelasan Pembimbing Ibadah PT Darmawan Tour & Travel

“Menteri Agama pada tanggal 2 Juni 2020 (mengumumkan haji 2020 ditiadakan). Pada tanggal 2 Juni 2020, Kepala BP-BPKH sama sekali tidak memberikan pernyataan terkait dengan pembatalan haji 2020, apalagi menyangkut kaitannya dana US$ 600 juta tersebut,” tegasnya. (detik)

Share :

Baca Juga

Islam

UAS Mendorong Agar Melawan Dampak Covid Lewat Masjid

Islam

Raja Salman: Menyakitkan, Menyambut Ramadhan tanpa Salat di Masjid
APAKAH UAS ADA RENCANA MENIKAH LAG-min

Islam

Saat UAS Ditanya, Apa Sudah Ada Rencana Nikah Lagi? Ini Jawaban UAS

Islam

Ulama Saudi Ini Izinkan Istri Tolak Ajakan Suami Berhubungan Demi Cegah Corona

Islam

UAS: Sudah Lebih dari Sebulan Saya Isolasi Diri. Kenapa?

Islam

Qori dan Imam Terkenal Syeikh Abu Bakr al-Shatri Terinfeksi Virus Corona COVID-19

Islam

Cegah Covid-19, Ini Saran Gus Baha

Islam

UAS Mengatakan Virus Corona Tentara Allah. Beda dengan Pendapat Quraish Shihab