Home / Islam

Minggu, 1 Maret 2020 - 04:59 WIB

“Corona Tentara Allah”, Begini Penjelasan UAS

BERITAWAJO.COM – Ramai di media sosial, ucapan Ustadz Abdul Somad mengenai ‘virus Corona tentara Allah’. Akhirnya UAS memberi penjelasan tentang hal itu. Dalam penjelasannya, Ustaz Abdul Somad berbicara tentang kisah serangan tentara Abrahah.

“Ketika dulu pada saat datang tentara Abrahah mau menghancurkan Ka’bah, maka ‘Wa arsala ‘alaihim thoiron ababil’. Kami kirimkan kepada mereka thoiron ababil. Tafsirnya menurut Syekh Muhammad Abduh, thoiron ababil itu wabah penyakit campak. Jadi bukan burung dari atas, itu tafsir,” ujar UAS saat ditemui di sela-sela acara Islamic Blok Fair di JCC, Jakarta, Minggu (1/3/2020).

Hal ini disampaikan Ustaz Somad saat menjawab pertanyaan ada anggapan virus Corona adalah tentara Allah swt.

Kembali ke penjelasan Ustaz Somad. Menurutnya, dalam suatu tafsir, disebutkan wabah penyakit tersebut merupakan tentara Allah swt. “Wabah penyakit itu salah satu tentara Allah untuk menolong hamba Allah,” kata UAS.

Terkait ‘virus corona tentara Allah’, UAS menyebut itu juga sebagai salah satu tafsir saja. Meski demikian, kata UAS, akan menjadi salah apabila menganggap tafsir tersebut satu-satunya hal yang benar.

“Adapun yang mengatakan itu adalah tentara Allah mengaitkan dengan penyiksaan yang terjadi pada muslim Uighur. Jadi salah satu interpretasi. Bahwa itu satu-satunya interpretasi tidak benar. Salah satu interpretasi. Mesti dipahami demikian. Salah satu interpretasi adalah thoiron ababil itu wabah penyakit, penyakit apa? Penyakit campak sehingga pasukan Abrahah itu mati,” ucap UAS.

“Salah satu interpretasi. Yang salah itu ketika kita mengatakan itulah satu-satunya interpretasi. Sahabat-sahabat sekalian sebagai penyampai berita harus menyampaikan itu secara utuh. Kalau tidak dia akan menjadi fitnah,” sambungnya.

Soal ‘virus Corona tentara Allah’ ini juga sempat dibahas UAS seperti dalam video singkat yang beredar di media sosial. Video itu berdurasi 45 detik. Pernyataan UAS dalam video itu sepotong-sepotong. Berikut ini bunyinya:

Umat kehilangan kesultanan, umat kehilangan khalifah. Umat kehilangan. Sekarang umat hanya tinggal membaca al-Quran, berzikir. Tapi Allah masih kasihan. Aku masih iba melihat kamu, kata Allah, maka ditolong Allah dengan berbagai macam tentra. Macam-macam tentra Allah datang. Ada pula tentra yang terakhir ini bernama Corona. Orang yang berada di Uighur tak terkena virus ini. Banyak orang terheran-heran. Apa sebab? Salah satu sebabnya karena mereka berwudhu setiap hari, mereka membasuh tangan. Virus tidak akan, tidak akan terkena kepada orang….

Berita ini disadur dari demokrasi.co. id

Share :

Baca Juga

Islam

Terkait Corona, Prof KH Achmad Satori Ismail Sarankan Umat Islam Konsumsi Madu dan Kurma

Islam

Mengapa Harus Menutup Aurat? Jika Tidak Maka Hewan Lebih Modern dari Manusia

Global

Akibat Corona Salat Tarawih di Masjidil Haram dan Nabawi Tahun Ini Hanya 11 Rakaat

Islam

Demi Keselamatan Jamaah, Menyentuh Ka’bah Dilarang, dan Jalur Sai Juga Terancam Akan Ditutup

Islam

Inilah Makna Ikhlas yang Tersembunyi dalam Surah Al-Ikhlas. Tidak Banyak Orang Mengetahuinya

Islam

Dialog UAS Dan JK: Masjid Harus Tetap Azan

Islam

Puasa Ramadhan saat Pandemi Corona, UAS: Jangan Down, Tetap Semangat!

Islam

Betulkah Wanita Lebih Baik Jika Shalat di Rumah?