Home / Global

Minggu, 26 April 2020 - 08:24 WIB

China Tolak Penyelidikan Independen Soal Asal Usul COVID-19

China menilai seruan penyelidikan akan mengganggu fokus mereka menanggulangi pandemi.

Seorang diplomat senior China di Inggris, Chen Wen, berkata kepada BBC bahwa permintaan itu politis dan mengalihkan fokus China yang saat ini ditujukan untuk menanggulangi pandemi.

Informasi tentang asal usul Covid-19 dan bagaimana awal mula penyebarannya diyakini dapat membantu banyak negara mengatasi penyakit ini.

Virus ini disebut muncul pertama kali di pasar binatang liar di kota Wuhan, pada akhir 2019.

Sebuah laporan resmi Uni Eropa menuduh China menyebar informasi keliru tentang krisis kesehatan yang terjadi.

Dinas Luar Negeri Eropa (EEAS) menyebut Rusia dan China membuat narasi konspiratif tentang virus itu untuk negara-negara Uni Eropa.

Baca  KPK: Tiang Gantungan Menanti Para Koruptor Bantuan Corona

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, juga berulang kali menyerang cara China menanggulangi pandemi ini.

Pemerintah negara bagian Missouri bahkan menggugat pemerintah China yang mereka tuduh tidak berupaya kuat menyetop penyebaran virus corona baru tersebut.

Sejumlah ilmuwan belakangan juga mengkritik spekulasi yang menyebut virus itu diciptakan di sebuah laboratorium di Wuhan.

Pemerintah China menolak seruan internasional terkait investigasi independen terhadap awal-mula penyebaran virus penyebab Covid-19.

Pemerintah China dituding memberi informasi keliru tentang awal mula penyebaran dan dampak Covid-19.

Apa yang ditentang China?

Sejak permulaan pandemi, ada dorongan dari para penyelidik internasional untuk mendapat izin masuk ke China dan menelisik bagaimana krisis virus corona baru bisa muncul.

Baca  China Ancam Australia Jika Lakukan Investigasi Corona

Perdana Menteri Australia, Scott Morrison, Kamis (23/04), menyebut dia akan mendorong investigasi itu pada pertemuan tahunan Majelis Kesehatan Dunia, Mei mendatang.

Forum itu adalah badan pengambil keputusan pada Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Australia duduk sebagai dewan eksekutif dalam forum tersebut.

Adapun, Majelis Kesehatan Dunia sudah berencana membahas investigasi itu sebagai ulasan yang dapat dipelajari dalam kondisi kedaruratan kesehatan.

Namun diplomat China, Chen Wen, menyebut negaranya tidak sepakat pada investigasi apapun yang diinisiasi dunia internasional.

Baca  11.000 Kamar Mewah Disiapkan Kerajaan Arab Untuk Karantina Warganya yang Baru Dipulangkan

“Penyelidikan independen itu didorong maksud politis,” ujar Chen.

“Kami sedang menanggulangi virus, kami memfokuskan semua upaya kami mengatasinya. Mengapa ada pembicaraan tentang investigasi? Itu bukan hanya akan mengalihkan perhatian tapi juga sumber daya kami.”

“Ini adalah inisiatif yang didasari kepentingan politik. Menurut saya tidak satupun orang akan sepakat. Ini bukan untuk kepentingan orang banyak,” kata Chen.

Menurut Chen, terdapat banyak rumor tentang awal mula kemunculan virus. Ia berkata, informasi yang keliru itu berbahaya dan seperti virus politik, yang sama berbahayanya dengan virus corona itu sendiri. (viva)

Share :

Baca Juga

Rayakan Berakhirnya Lockdown

Global

Rayakan Berakhirnya Lockdown, Wanita Malah Tewas Terpeleset dari Ketinggian

Global

Raja Salman Umumkan Kabar Gembira di Pertengahan Ramadan

Global

Resepsi Nikah Online Jadi Tren Baru di China di Tengah Corona

Global

Gaduh Pernyataan Agnez Mo, Pengamat Nilai Sudah Dipolitisasi

Global

Langgar Aturan Lockdown, Wakil Menkes Malaysia Dihukum Denda

Global

Soal Virus Wabah Corona COVID-19, Bill Gates Justru Bela China

Global

Masya Allah! Tak Seperti Biasanya, Kini Adzan Menggema di Jerman Kala Pandemi Corona

Global

Masjid di Turki Berubah Jadi Minimarket Gratis Selama Wabah Corona. Slogannya Unik!