Home / Global

Senin, 27 April 2020 - 17:49 WIB

China Ancam Australia Jika Lakukan Investigasi Corona

Sydney – Duta Besar China untuk Australia Cheng Jingye dilaporkan memperingatkan Pemerintah Australia. Ancaman itu muncul setelah Australia akan melakukan investigasi seputar penyebaran virus corona.

Cheng mengancam bahwa China dapat mendorong boikot yang memungkinkan tidak ada lagi warga China bepergian dan belajar di Australia. Pemerintah pun dapat menekankan agar tidak membeli ekspor utama Australia, termasuk daging sapi dan anggur.

Baca  Menko Luhut Sebut Penting Bangun Hubungan Ekonomi dengan China

Melalui the Australian Financial Review, Cheng menegaskan dorongan Australia untuk penyelidikan merupakan langkah berbahaya. Upaya ini pun diduga tidak akan gagal untuk mendapatkan daya tarik. “Menggunakan kecurigaan, tuduhan, atau perpecahan pada saat kritis seperti itu hanya dapat merusak upaya global untuk memerangi pandemi ini,” kata Cheng.

Pendidikan merupakan industri ekspor terbesar ketiga Australia, sementara China menjadi penyumbang peserta didik terbesar di Australia. China juga merupakan mitra dagang terbesar Australia.

Baca  Subhanallah! Reklame Memuat Tiga Pesan Rasulullah Terpasang di Chicago

Menteri Kesehatan Australia Greg Hunt mengatakan, penyelidikan independen dilakukan untuk kepentingan Australia dan dunia. “Kami telah melihat 3 juta orang terinfeksi dan lebih dari 200 ribu nyawa hilang sehingga tentu saja harus ada tinjauan independen,” katanya kepada Australian Broadcasting Corp.

Pemerintah Australia telah menyerukan penyelidikan terhadap virus yang menyerang pernapasan tersebut. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga dituntut karena dugaan kurang sigap dalam menangani pandemi.

Baca  Dewan Pakar ICMI: TKA China Bikin Ekonomi Ambyar! 

“Untuk memiliki peristiwa global besar yang dahsyat dan tidak meninjau kembali akan tampak sangat aneh dan sangat aneh dan akhirnya kita harus mengambil langkah-langkah yang tidak hanya untuk kepentingan Australia, tetapi untuk kepentingan kemanusiaan bersama,” ujar Hunt. (rep)

Share :

Baca Juga

Global

Profesor yang Teliti Virus Corona di AS Tewas Ditembak

Global

Warga Belanda Kutip Ayat al-Quran, al-Maidah 32, Dukung Dokter dan Perawat Pasien Corona

Global

Sandingkan Beijing, Tito Karnavian: Jakarta Sekarang Kayak Kampung

Global

Sekolah Islam di Inggris Menempati Peringkat Tertinggi Kinerja Sekolah

Global

Ngeri! Astronom: Matahari Masuk Masa Resesi, Bencana Besar Menanti

Global

Gila-gilaan! Warga Positif Corona di China Naik Lagi

Global

Laporan Intelijen AS Sebut Kim Jong-un Kritis Usai Operasi

Global

KFIR, Pasukan Kilat Israel yang Sering Dijuluki Tentara Dajjal