Home / Global

Jumat, 17 April 2020 - 23:03 WIB

China Akui Kematian di Wuhan 50 Persen Lebih Tinggi dari yang Dilaporkan

Jakarta – Korban kematian virus Corona di Wuhan, China, dilaporkan lebih tinggi seribu orang dari yang terdata sebelumnya. Badan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Wuhan telah mengubah jumlah kematian dari 2.579 menjadi 3.689, terdapat peningkatan sekitar 50 persen.

Disebutkan bahwa angka ini meningkat karena adanya keterlambatan pelaporan dari rumah sakit. Total kematian sebelumnya juga dipengaruhi oleh kesulitan mendapatkan informasi yang akurat dari rumah sakit swasta dan rumah sakit darurat.

Baca  Media Asing Sebut Korban Meninggal Akibat Covid-19 di Indonesia Sudah Lebih 2.200 Orang

Selain itu dilaporkan juga bahwa jumlah total kasus di Wuhan meningkat menjadi 50.333. Kantor berita lokal Xinhua mencantumkan ada beberapa faktor yang menyebabkan angka kematian tidak terdata dengan baik.

“Akibatnya laporan terlambat, terlewat dan keliru terjadi,” ujar salah satu pejabat resmi Wuhan yang tidak disebutkan namanya.

Banyak orang, termasuk penduduk Wuhan, telah lama skeptis terhadap angka kematian resmi yang rendah di kota itu. Bukti adanya penutupan pemerintah sudah marak, dari membungkam pelapor awal hingga pengungkapan bahwa para pemimpin negara menutup-nutupi krisis selama setidaknya enam hari.

Baca  Lockdown Corona Bikin Pusing, PBB Prediksi Ada 7 Juta Kehamilan Tak Dikehendaki

Warga Wuhan telah berbicara secara terbuka tentang keyakinan mereka bahwa jumlah kasus sebenarnya dan jumlah kematian harus lebih tinggi daripada yang dilaporkan saat ini.

Beberapa juga merujuk pada rumah duka dan krematorium yang beroperasi lembur sehingga menguatkan anggapan bahwa jumlah korban tewas sebenarnya jauh lebih tinggi. (detik)

Share :

Baca Juga

Global

Raja Salman Umumkan Kabar Gembira di Pertengahan Ramadan

Global

Betulkah Virus Corona Bisa Menyebar Lewat Uang? Ahli Jepang Meng-Iya-kan

Global

Langgar Aturan Lockdown, Wakil Menkes Malaysia Dihukum Denda
Corona amerika memburuk

Global

Kondisi Amerika Memburuk, Jumlah Penderita Corona Melampaui Korea Selatan dengan 9.415 Orang Terinfeksi

Global

Wah, Malaysia Gratiskan Internet dan Diskon Tagihan Listrik di Tengah Pandemi Corona

Global

Sekolah Diliburkan Akibat Corona, Kelas Online Diaktifkan

Global

Trump Ancam Bekukan Dana untuk WHO Karena Menilai WHO Sangat China-sentris

Global

China Tolak Penyelidikan Independen Soal Asal Usul COVID-19