Home / Inspiratif

Senin, 23 Maret 2020 - 05:34 WIB

Cerita Pasien Corona di Malaysia: Saya Sangat Kesakitan dan Mengira Akan Mati

BERITAWAJO.COM – Beberapa hari sebelum dinyatakan positif terinfeksi virus corona atau COVID-19, Hamdan Hashmuddin mulai mengalami sesak napas.

Pria Malaysia berumur 31 tahun itu mengatakan bahwa awalnya dirinya mengalami demam, yang diikuti dengan batuk kering dan sesak napas. Hamdan mengatakan, saat itu dirinya masih menunggu hasil tes corona dan tidak yakin akan status penyakitnya.

“Saya memutuskan untuk ikut tes setelah orangtua saya diketahui positif COVID-19. Ayah saya melakukan kontak dekat dengan seorang pasien COVID-19 di sebuah pertemuan perusahaan terkait pemerintah pada akhir Februari,” ujar Hamdan dalam wawancara video seperti diberitakan media Malaysia, The Star, Senin (23/3/2020).

Baca  Kondisi Amerika Memburuk, Jumlah Penderita Corona Melampaui Korea Selatan dengan 9.415 Orang Terinfeksi

Hamdan mengatakan setelah orangtuanya dinyatakan positif coronavirus, masalah untuk keluarganya dimulai.

“Gejala-gejala virus perlahan muncul. Saat itu, saya lebih memilih tidur daripada bangun dikarenakan demam tinggi,” ujarnya.

“Ketika saya tahu saya positif, saya sudah sangat kesakitan dan berjuang untuk bernapas,” tutur pasien virus corona di Malaysia itu.

Dikatakannya, saat dirinya dibawa ke rumah sakit, dirinya sakit parah di dalam ambulans. Hamdan mengatakan bahwa tidak seperti dirinya, orangtuanya tidak menunjukkan gejala selama mereka berada di rumah sakit.

Baca  Jomblo Senang, Kapolda Metro Jaya Sebut Sepeda Motor Hanya Boleh Dinaiki untuk Satu Orang Selama PSBB

“Ini penyakit serius. Bagi mereka yang tidak menunjukkan gejala, mereka tidak akan tahu soal status mereka kecuali mereka dites,” tutur pria Malaysia itu seraya mengatakan bahwa orang-orang harus sadar mereka bisa menularkan virus ini ke orang lain meski tanpa menunjukkan gejala.

Ketika ditanya bagaimana perasaannya selama dirawat di rumah sakit, Hamdan mengatakan bahwa dirinya ketakutan dan kesepian.

“Pada satu titik, saya kira saya akan mati. Saya di ruang isolasi. Orangtua saya di sebelah tapi mereka tak bisa melihat saya,” ujar Hamdan.

Baca  Bagi yang Sudah Menikah, Ini 4 Manfaat Memegang Tangan Pasangan

Hamdan mengatakan saat ini dirinya tidak lagi kesakitan, namun hanya batuk ringan. “Perasaan karena bisa bernapas dengan normal adalah hebat. Saya sama sekali tak bisa melakukan itu pekan lalu,” ujarnya.

Hamdan saat ini masih dalam pemulihan di Rumah Sakit Rembau, Negri Sembilan setelah dibawa ke rumah sakit tersebut pada 15 Maret lalu.

Seorang pasien COVID-19 akan dibolehkan meninggalkan rumah sakit setelah dua kali tesnya menunjukkan hasil negatif coronavirus. Tes pertama Hamdan hasilnya negatif dan kini dia tengah menanti hasil tes keduanya.

Sumber

Share :

Baca Juga

Inspiratif

Bagi yang Sudah Menikah, Ini 4 Manfaat Memegang Tangan Pasangan

Inspiratif

5 Tahun Lumpuh, Siapa Sangka Wanita Ini Sembuh Saat Menunaikan Haji
UAS bagikan APD

Inspiratif

UAS Bagikan 400 APD. Nakes Histeris: Ustadz .. Ustadz .. Terima Kasih, Ustadz

Inspiratif

Mengharukan! Saat Corona Mewabah, Penjual Sate Bagi Sembako ke Ojek Online

Inspiratif

Hebat! Tolak Sembako dari Pemerintah, Warga: Tuhan Kasih Saya 10 Jari untuk Berusaha

Inspiratif

Kisah Pak RT Penjual Bandrek Sisihkan Rezeki Bantu Warga Terdampak Pandemi

Inspiratif

Kisah Pesta Ultah Berubah Jadi Malapetaka, 3 Tamu Meninggal Kena Corona

Inspiratif

Surat Mengharukan dari Seorang Dokter yang Melawan Wabah Corona