Home / Global / Hankam

Senin, 6 Januari 2020 - 09:00 WIB

Brigadir Jenderal Esmail Qaani Jadi Komandan Pasukan Elit Quds, Ini Ancamannya

BERITAWAJO.COM, Komandan Pasukan Elit Quds yang baru Iran berjanji untuk membalas dendam atas darah para martir, dan memastikan akan ada tindakan.

“Kami berjanji untuk mengikuti jejak Letnan Jenderal Martir Qasem Soleimani dengan keteguhan dan kepercayaan yang sama pada Tuhan sebagai imbalan atas kemartirannya, kami mengambil banyak langkah untuk mengeluarkan AS dari wilayah tersebut,” tandas Komandan Pasukan Elit Quds yang baru, Brigadir Jenderal Esmail Qaani.

Baca  Waduh! Terungkap, 238 WNI dari Wuhan Tak Dites Virus Corona, Alatnya Mahal


Komandan Pasukan Elit Quds Iran Brigadir Jenderal Esmail Qaani, foto: iranpress

Sementara itu, Amir Ali Hajizadeh, komandan Pasukan Aerospace dari Pasukan Pengawal Revolusi Islam mengatakan, kompensasi paling sedikit atas darah Soleimani adalah penghancuran total AS di wilayah pendudukan. Demikian dilaporkan Iranpress, Senin, 6 Januari.

“Pembalasan terhadap Martimed Soleimani tidak berakhir dengan 4 tembakan roket dan jatuhnya pangkalan bahkan dengan pembunuhan Trump, dan satu-satunya hal yang dapat menjadi kompensasi bagi darah Soleimani adalah penghancuran total AS dari negara-negara tertindas di kawasan itu,” kata Brigadir Jenderal Amir Ali Hajizadeh.

Baca  Tiongkok Minta Amerika Jujur soal Virus Corona

Demikian berita ini dikutip dari FAJAR.CO.ID untuk dapat kami sampaikan kepada pembaca sekalian.

Share :

Baca Juga

Global

Nikah Tertunda Akibat Lockdown, Pasangan India Bunuh Diri

Global

Miris! Wabah Corona: Muslim Rohingya di Myanmar, Satu Toilet Gantian 40 Orang

Global

Filipina Lockdown, Duterte: Pembuat Onar Akan Ditembak Mati!

Global

Palestina Keadaan Darurat!

Global

Tegas! Cegah Corona, Semua Warga Asing Dilarang Masuk ke Brunei Mulai 24 Maret

Global

NASA Akan Kirim Astronot di Waktu Paling Utama untuk Shalat Tahajud

Global

Sekolah Diliburkan Akibat Corona, Kelas Online Diaktifkan

Global

Seminggu Sejak Sekolah Dibuka, 70 Anak di Prancis Terpapar COVID-19