Home / Hukum

Rabu, 13 Mei 2020 - 13:39 WIB

Bikin Prank Kejang-kejang Kena Corona, Wanita di Bone Sulsel Ditetapkan Jadi Tersangka

Anisa Rahma (20), perempuan yang nge-prank terkena virus Corona, ditetapkan polisi sebagai tersangka. Aksi prank Corona ini sebelumnya dilakukan di dua rumah sakit di Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel).

“Iya, sudah tersangka, kemarin ditetapkan,” ujar Kasat Reskrim Polres Bone AKP Mohammad Pahrun kepada wartawan, Rabu (13/5/2020).

Anisa dijerat polisi dengan Pasal 14 Ayat 1 dan 2 juncto Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dengan ancaman pidana penjara maksimal 2 tahun.

Baca  Surat Mengharukan dari Seorang Dokter yang Melawan Wabah Corona

Pahrun mengatakan, Anisa dalam proses penyidikan polisi terbukti telah membuat serta menyebarkan berita bohong yang menciptakan keonaran di tengah-tengah masyarakat.

“Dia intinya membuat, menyebarkan, atau memberitakan berita bohong yang berakibat lahirnya keonaran di tengah masyarakat,” ucap Pahrun.

Sebelumnya diberitakan, Anisa yang kejang-kejang dan sesak napas setelah pesta miras bersama tiga rekannya diantar ke Rumah Sakit Hapsah pada Jumat (8/5) dini hari. Saat di rumah sakit, Anisa malah meminta dites Corona dan mengaku pernah berkontak dengan seorang pasien positif Corona, yakni kakek Anisa di Jayapura, Papua.

Baca  Ternyata Wakapolri Hadir di Pesta Pernikahan Kompol Fahrul Sudiana

Akibat pengakuannya tersebut, Anisa dirujuk ke RSU Tenriawaru, Bone, dan sempat ditangani dengan protap penanganan pasien positif Corona.

Setelah tim medis melakukan pemeriksaan, suhu tubuh Anisa diketahui normal dan tidak ada gejala Corona. Tim medis lantas curiga setelah mencium bau alkohol dari mulut Anisa.

Setelah dipastikan hanya mabuk, Anisa pun dipulangkan oleh pihak RS. Tak hanya itu, pihak rumah sakit juga melaporkan kejadian ini ke Polres Bone hingga polisi langsung mengamankan Anisa dan tiga rekannya pada Ahad (10/5).

Baca  Dilaporkan Karena Pencemaran Nama Baik, Said Didu: Bismillahirrahmanirrahim

“Dari rumah sakit yang melapor, mereka jadi heboh di sana. Dia (Anisa) mengaku pernah bersentuhan dengan kakeknya yang terkena virus Corona. Belakangan, bohong-bohong katanya dia, nge-prank,” katanya. [IP]

Share :

Baca Juga

Hukum

Horee! Polda Metro Jaya Batalkan Larangan Pengendara Motor Berboncengan, Asal…

Hankam

Gawat! Laporan WSJ; China Suap NU dan Muhammadiyah Soal Uighur

Hukum

KPK Mulai Berpikir Sidangkan Kasus Harun Masiku tanpa Harun Masiku

Hukum

Sudah 7 Jam Diperiksa di Bareskrim, Said Didu Belum Muncul: Ada Apa Nih?

Hukum

Terungkap Eks Kapolsek Kembangan, Kompol Fahrul Sudiana, Ternyata Anak Jenderal

Hukum

Hukuman Romahurmuziy Dipotong Jadi 1 Tahun, ICW: Lebih Rendah dari Kepala Desa Pemeras 

Hukum

Cegah Corona di Penjara, Yasonna Usul Bebaskan 300 Napi Korupsi di Atas 60 Tahun

Hukum

Dipecat Jokowi, Eks Komisioner KPU Evi Novida Gugat ke PTUN