Home / Hukum

Kamis, 21 Mei 2020 - 21:15 WIB

Beredar Foto Pelat Nomor Mobil Habib Umar Assegaf Palsu, Polisi: Hoax

Sebuah foto yang menampilkan data nomor polisi N-1-B atas nama pemilik Umar Abdullah Assegaf beredar di media sosial dan grup-grup WhatsApp pada Kamis, 21 Mei 2020, menyusul video viral insiden adu pukul Habib Umar Assegaf Bangil dengan petugas Satpol PP di check point PSBB di Exit Tol Surabaya, Jawa Timur, pada Rabu, 20 Mei 2020. Tertulis keterangan pada foto data nopol itu: STNK-palsu.

Dalam foto, pelat N-1-B tertulis untuk kendaraan roda empat jenis sedan merk Vios1.5 G AT rakitan 2016 berwarna silver metalik. Itu berbeda dengan mobil berpelat sama yang terpakai di mobil Toyota Camry warna hitam yang ditumpangi Habib Umar Assegaf, sebagaimana terlihat dalam video yang viral itu.

Baca  Kejaksaan Agung Yakin Jiwasraya Direncanakan Dibobol, Kerugian Negara Ditaksir 17 Triliun

Dikonfirmasi soal beredarnya foto soal data nopol N-1-B itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Jawa Timur Komisaris Besar Polisi Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, data di foto itu tidak benar alias palsu. “(Data dan keterangan di foto nopol yang beredar itu) hoax,” katanya melalui pesan tertulis.

Dikutip dari 100KPJ, penelusuran melalui website resmi Samsat Jawa Timur juga menguatkan pernyataan Trunoyudo tersebut. Berdasarkan itu, mobil dengan pelat nomor N-1-B memang tertulis untuk kendaraan sedan merek Toyota type Camry 2.5V AT dengan warna hitam metalik.

Baca  49 TKA Tiongkok Masuk ke Indonesia, Yasonna: Tidak Ada yang Dilanggar

Sebelumnya, sebuah video berdurasi 1 menit 30 detik yang sempat viral di media sosial memperlihatkan, seorang pria dengan menggunakan gamis dan memegang serban terlihat keluar dari mobil lalu adu argumen dengan petugas gabungan, yang berjaga di check point Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Exit Tol Satelit Surabaya, Jawa Timur.

Insiden bermula ketika petugas menghentikan mobil tersebut yang melaju dari arah Malang, dan keluar di Exit Tol Satelit Surabaya. Petugas melakukan pemeriksaan karena pelat mobil adalah N (Pasuruan), bukan L (Surabaya) dan W (Sidoarjo atau Gresik).

Baca  Bareskrim Panggil Said Didu Terkait Pernyataan 'Luhut Hanya Pikirkan Uang, Uang Dan Uang'

Pria tersebut tak terima disuruh putar balik oleh petugas, sehingga pria yang disinyalir Habib Umar Assegaf Bangil protes hingga turun dari Toyota Camry yag ditumpanginya. Polisi menegur pria bergamis itu karena pengemudinya sempat tidak memakai masker, dan jumlah penumpang melebihi ketentuan PSBB. Namun, pria bergamis itu tetap menolak dengan suara bernada keras.

Lalu datang petugas berseragam Satuan Polisi Pamong Praja ikut menegur. Cekcok akhirnya terjadi hingga kemudian si pria bergamis dan petugas Satpol PP adu fisik. Mobil berwarna hitam itu akhirnya putar balik. (vn)

Share :

Baca Juga

Hukum

Koruptor Rp 477 M Dipenjara 2 Tahun, yang Korupsi Rp 30 Juta Dipenjara 4 Tahun

Hukum

Meski Sudah Bisa Bebas, Bahar Smith Menolak Karena Tidak Mau Dianggap Utang Budi pada Rezim Zalim

Hukum

Kritik Mahfud MD, Pakar Hukum: Shalat Tarawih Tak Bisa Dipidana!

Hukum

Apakah Ucapan Ruslan Buton Bikin Jokowi Otomatis Berhenti Jadi Presiden?

Hukum

Habib Bahar Kini Berbeda, Dia Beberkan Sikap Sipir di Nusakambangan

Hukum

Postingan Tara Basro yang Nyaris Tanpa Busana Tidak Melanggar UU ITE! Ini Kata Sekjen Federasi Umat Islam

Hukum

Jomblo Senang, Kapolda Metro Jaya Sebut Sepeda Motor Hanya Boleh Dinaiki untuk Satu Orang Selama PSBB

Hukum

Mau Beri Bantuan ke Driver Ojol, Perlu Koordinasi Aparat untuk Menjaga Terjadinya Kerumunan