Home / Nasional

Jumat, 24 Januari 2020 - 01:00 WIB

Bentuk 3 Satuan Baru, Ini Penjelasan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto

BERITAWAJO.COM, JAKARTA – Pembentukan tiga satuan baru di lingkungan Tentara Nasional Indonesia (TNI) yakni Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI, Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) TNI dan Pusat Informasi Maritim (Pusinfomar) TNI, mewujudkan organisasi TNI yang adaptif dan mampu menghadapi berbagai kompleksitas spektrum ancaman dihadapkan pada luasnya wilayah tanggung jawab secara geografis.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di hadapan para peserta Rapat Pimpinan Kementerian Pertahanan (Rapim Kemhan) tahun 2020 di Kemhan RI, Jalan Medan Merdeka Barat No. 13-14, Jakarta Pusat, Kamis (23/1/2020).

Baca  DPR Minta Usut Ekspor Jutaan APD ke Korsel. Polri: Belum Ditemukan Pelanggaran


Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto di hadapan para peserta Rapim Kemhan tahun 2020 di Kemhan RI, Jalan Medan Merdeka Barat No. 13-14, Jakarta Pusat, Kamis (23/1/2020). Foto: Puspen TNI

Panglima TNI mengatakan ketiga satuan TNI tersebut saat ini masih dalam proses pembangunan sarana prasarana, pemenuhan alutsista, pemenuhan sarana pendukung, maupun personel.

Pembentukan Koopssus TNI seiring dengan maraknya aksi radikalisme dan terorisme. Sedangkan Kogabwilhan TNI untuk mengatasi setiap potensi ancaman dan trouble spot di wilayah tanggung jawab masing-masing. Markas Kogabwilhan I berkedudukan di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau; Kogabwilhan II di Balikpapan, Kalimantan Timur; dan Kogabwilhan III di Biak, Papua.

Baca  Jubir Ingatkan Masyarakat tak Kucilkan Orang Bergejala Covid

Sementara itu, pembentukan Pusinfomar TNI sebagai upaya menjalin sinergitas Kementerian, Lembaga maupun negara-negara di kawasan dalam menghadapi kompleksitas aktivitas dan permasalahan maritim.

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI juga menyampaikan terkait penetapan 11 Program Prioritas TNI yang dirancang untuk dapat menghadapi dinamika perkembangan lingkungan strategis dan tantangan tugas TNI ke depan.

Sebelas program prioritas tersebut antara lain revitalisasi dan percepatan program-program Minimum Essential Force (MEF) ; penyempurnaan organisasi TNI; pengembangan SDM TNI; pembangunan TNI AD menjadi kekuatan terpusat, kewilayahan dan pendukung; pembangunan TNI AL dengan Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT).

Baca  Menang Adu Penalti, Madrid Juara Piala Super Spanyol

Selain itu, pembangunan TNI AU untuk mencapai air supremacy atau air superiority; pembentukan Pasukan Khusus Tri Matra; pengembangan Sistem Operasi Tri Matra yang berbasis teknologi berkemampuan Network Centric Warfare; pengembangan diplomasi militer; serta sistem pengadaan Alutsista berbasis Effect-Based and Interperability.

Demikian berita ini dikutip dari FAJAR.CO.ID untuk dapat kami sampaikan kepada pembaca sekalian.

Share :

Baca Juga

Nasional

Oknum Mahasiswi Tawarkan Temannya ke Lelaki Hidung Belang, Tarif Rp700 Ribu Kencan Singkat

Nasional

Anies Keluhkan Kebijakan Pemerintah Pusat yang Tak Konsisten

Nasional

Materi Kursus Kartu Prakerja Mirip Konten Gratis Youtube

Nasional

Margarito: Jokowi Berdirilah di Podium Istana, Jelaskan Kenapa BBM Belum Turun! 

Nasional

Jokowi Larang Mudik, Ini Sanksinya Kalau Nekat Melanggar

Nasional

Minyak Dunia Jeblok, Luhut Belum Pertimbangkan Turunkan Harga BBM

Nasional

Ngabalin: Kenaikan Iuran BPJS untuk Menjaga Anu….

Nasional

Turis China Meningkat 1,46% di Tengah Serbuan Corona