Home / Nasional

Kamis, 23 April 2020 - 17:08 WIB

Basmi Mafia Alkes, Susi Usul ke Erick: Tenggelamkan Dua Kementerian Ini

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti ikut mengomentari isu soal mafia alat kesehatan (alkes) yang sebelumnya disampaikan Menteri BUMN Erick Thohir. Menurut Susi, ada cara paling mudah dilakukan dalam upaya memberantas mafia alkes. Yakni dengan cara ‘menenggelamkan’ Kementerian Perdagangan dan Kementerian Perindustrian.

Jika kedua kementerian itu telah ‘ditenggelamkan’ alias dibubarkan, Susi optimistis urusan impor alkes akan jauh lebih mudah dan murah.

“Pemerintah/ Pak Erick Thohir bisa lebih mudah memberantas mafia impor, kalau Departemen Perdagangan ditiadakan saja. Juga Perindustrian. Jadikan kedirektoratan di deplu. Semua akan lebih mudah dan murah. Mohon maaf kalau tidak berkenan,” ujar Susi melalui akun Twitternya, @susipudjiastuti, Selasa (21/4/2020).

Baca  Ditanya Kesiapan Jadi Capres 2024, Ini Jawaban Susi Pudjiastuti

Usulan Susi tersebut memang tergolong ekstrem meskipun dalam berbagai kesempatan Presiden Jokowi kerap mengeluhkan rumitnya birokrasi di kedua kementerian tersebut. Presiden berkali-kali menekankan agar regulasi dan perizinan terutama berkaitan dengan ekspor-impor dipermudah dan dipersingkat.

Sebelumnya, Menteri Erick mengaku geram dengan ulah mafia alkes yang kerap mempersulit Indonesia. Erick kemudian mengajak semua pihak untuk melawan para mafia tersebut.

Baca  Sultan Husain Syah: Ibadah Haji Saja Ditunda, Kenapa Pemerintah Ngotot Gelar Pilkada?

“Saya mohon maaf kalau menyinggung beberapa pihak, janganlah negara kita yang besar ini selalu terjebak praktik-praktik yang kotor, sehingga tadi, alat kesehatan musti impor, bahan baku musti impor,” kata Erick melalui live streaming di akun Instagram miliknya, Kamis (16/4/2020).

Menurutnya, melakukan impor alat kesehatan dari luar negeri akan dimanfaatkan bagi para mafia.

Baca  Paket Prabowo Subianto-Puan Maharani Sudah Dirancang Jauh-jauh Hari

“Kalau kita tidak gotong-royong, tidak bangun bangsa kita dengan diri sendiri, memang bangsa lain peduli? Kita yang harus peduli pada bangsa kita. Jangan semua ujung-ujungnya duit terus, dagang terus, akhirnya kita terjebak short term policy. (Impor alat kesehatan) Didominasi mafia, trader-trader itu, kita harus lawan dan ini Pak Jokowi punya keberpihakan itu,” tegasnya. (bizlaw)

Share :

Baca Juga

Terima 500 TKA China

Nasional

Fadli Zon Semprot Kemenaker Terima 500 TKA China: Negara Ini Milik Siapa?

Nasional

Rizal Ramli Ingatkan Jokowi: Nyawa Lebih Penting dari Proyek!

Nasional

Tidak Semua, Ini Syarat Menikmati Listrik Gratis dari Jokowi

Kriminal

Pengakuan Istri Hakim PN Medan Zuraida Hanum: Saya Lagi Hamil, Dia Bawa Perempuan ke Rumah

Nasional

Puji Anies: Ketua Gugus Tugas, Kasus Corona di Jakarta Menyusut Drastis

Nasional

Pilpres 2024, Gerindra Diprediksi tak Usung Anies Baswedan

Nasional

Ini Sosok Bupati Boltim yang Viral Karena Sebut Aturan Menteri Membingungkan

Nasional

Ini Baru Kabar Gembira: Hasil Riset Singapura, Corona di Indonesia Berakhir 6 Juni