Home / Inspiratif

Minggu, 19 April 2020 - 17:44 WIB

Bantu Siswa Belajar di Rumah, Polisi dan Lurah di Depok Patungan Beli HP

Sejak wabah virus corona (Covid-19) merebak di Indonesia, pemerintah akhirnya memutuskan untuk membatasi sejumlah aktivitas di luar rumah. Hal ini juga berlaku untuk kegiatan belajar mengajar yang akhirnya menutup sekolah untuk sementara waktu.

Sebagai gantinya, para siswa diwajibkan belajar dari rumah atau dengan metode pembelajaran jarak jauh berbasis online. Untuk mereka yang berlatar belakang dari keluarga mampu secara finansial, kebijakan ini tentu bukan masalah.

Namun sebaliknya, untuk siswa dari keluarga kurang mampu hal itu menjadi persoalan baru. Di Depok Jawa Barat, beberapa siswa kurang mampu akhirnya hanya bisa pasrah. Kondisi itu ditemukan di wilayah Kelurahan Tapos, Kecamatan Tapos.

Di tempat itu tercatat, ada sebanyak tujuh siswa yang tak bisa mengikuti kegiatan belajar mengajar jarak jauh karena keterbatasan ekonomi. Mereka tak punya alat penunjang seperti ponsel atau pun komputer.

Berangkat dari rasa keprihatinan tersebut, salah seorang polisi setempat akhirnya berinisiatif untuk menggalang bantuan. Ia adalah Bripka Asep, anggota Binmas Tapos dari Polsek Cimanggis.

Baca  Ternyata Wakapolri Hadir di Pesta Pernikahan Kompol Fahrul Sudiana

“Jadi awalnya saya dapat laporan pihak sekolah minta izin untuk kegiatan di sekolahan. Minta izinnya sama lurah, saya mendengar itu, kami dari kepolisian tetap melarang, karena PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar),” kata Asep saat dikonfirmasi pada Minggu 19 April 2020

Ketika itu pihak sekolah beralasan, terpaksa mengajukan izin untuk aktivitas belajar mengajar secara langsung karena sebagian murid tidak mempunyai alat komunikasi.

“Akhirnya saya ajak Pak Lurah untuk cari solusi. Kami koordinasi cari bantuan ke pada para dermawan. Akhirnya dapat bantuan tujuh Hp untuk tujuh siswa,” kata dia.

Mereka, lanjut Asep, adalah para siswa di SMP Islam Nur Rizki. “Jadi anak-anak ini adalah anak-anak tidak mampu dan ada anak yatim. Mereka kesulitan jika harus menggunakan metode belajar jarak jauh. Hal ini lah yang membuat kami tergugah untuk membantu sesama,” tuturnya

Baca  Diwarnai Isu Selingkuh, Begini Kronologi Polisi Tembak Istri dan Anggota TNI di Sulsel

Selain ponsel, sejumlah siswa tersebut juga mendapat paket internet dan nomor telepon secara cuma-Cuma. “Jadi tinggal pakai saja. Kami akan selalu berupaya agar siswa-siswa ini tetap belajar di rumah, kita akan cari jalan. Sesuai anjuran pemerintah mereka harus tetap di rumah,” kata dia

Sementara itu, Lurah Tapos, Tri Sutanto mengatakan, mereka yang mendapat bantuan berupa smartphone adalah anak-anak yang memang berlatar belakang dari keluarga tidak mampu.

“Saya lihat anak-anak ini memang dalam kondisi kurang beruntung, ada yang orangtuanya tukang urut dan lain-lain. Jadi anak-anak ini memang tidak bisa belajar jarak jauh karena tidak punya alat komunikasi. Akhirnya kita cari bantuan. Dan alhamdulillah mitra-mitra kami mau membantu, saudara-saudara kita yang kesusahan,” katanya.

Tri berharap, aksi kemanusiaan ini dapat meringankan beban masyarakat di tengah pandemi global corona. Ia pun berjanji, bersama tiga pilar akan berusaha agar tidak ada anak-anak yang putus sekolah akibat musibah saat ini.

Baca  Kisah Pak RT Penjual Bandrek Sisihkan Rezeki Bantu Warga Terdampak Pandemi

“Jangan sampai mereka putus sekolah karena sebentar lagi mau ujian. Alhamdulillah banyak yang mau berbagi,” kata dia.

Kekompakan lurah dan polisi tadi pun mendapat sorotan positif dari berbagai pihak. Salah satunya apresiasi itu datang dari Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna.

“Ini patut dicontoh, bukan hanya persoalan pangan saja tapi menyangkut juga hal lain kelangsungan generasi bangsa dalam menimba ilmu,” kata dia.

Pradi pun berharap, mereka yang telah mendapat bantuan agar tetap di rumah menjaga pola hidup sehat sehingga musibah ini segera berlalu.

“Untuk anak-anakku, tetap konsentrasi di rumah jangan kumpul-kumpul yang tidak tepat. Semoga dengan adanya bantuan dari Pak Lurah dan Pak Polisi serta para dermawan lainnya, kalian semakin giat belajar. Tetap semangat dan berdoa ya, Insya Allah masalah ini akan segera berlalu,” katanya. (viva)

Share :

Baca Juga

Inspiratif

Masya Allah, Dicibir Tetangga, Anak Tukang Ojek Ini Jadi Kowad TNI. Berikut Kisahnya!

Inspiratif

Aksi Heroik Satgas Yonif 411 Bantu Warga Melahirkan di Tengah Wabah Corona

Inspiratif

Viral! Istri Tukang Ayam Belikan Mobil Mewah Rp 800 Juta untuk Suami

Inspiratif

Sempat Kelaparan, Rezeki Wanita Ini Mengalir setelah Perbaiki Sholat dan Sholawat

Inspiratif

Cerita Pasien Corona di Malaysia: Saya Sangat Kesakitan dan Mengira Akan Mati

Inspiratif

Foto Baju Couple Keluarga Saat Lebaran yang Bisa Jadi Inspirasi
Penjual Takjil

Inspiratif

Penjual Takjil di Malaysia Dagangkan Jualan Mereka Online

Inspiratif

Kisah Pesta Ultah Berubah Jadi Malapetaka, 3 Tamu Meninggal Kena Corona