Home / Global

Senin, 11 Mei 2020 - 22:41 WIB

AS Tuduh China Berusaha Mencuri Penelitian Vaksin Virus Corona

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, berencana untuk mengeluarkan peringatan lagi yang lebih keras kepada China terkait virus Corona. Sebab, ada informasi yang mengatakan bahwa Pemerintah China berusaha meretas informasi dari peneliti AS yang sedang bekerja untuk mengembangkan vaksin virus Corona.

Menurut laporan Wall Street Journal, kabar ini muncul setelah Biro Penyelidikan Federal (FBI) dan Kementerian Dalam Negeri melihat Beijing tengah bekerja untuk mencuri informasi kekayaan intelektual dari lembaga-lembaga kesehatan di seluruh AS yang berhubungan dengan vaksin dan perawatan COVID-19. Menurut sumber yang mengetahui ini, China sudah melakukannya dalam beberapa hari terakhir.

Baca  Belum Ada Kasus Corona, Presiden Tajikistan Imbau Muslim Tidak Puasa

Namun, peringatan yang akan dikeluarkan Trump belum sepenuh rampung. Apalagi, peringatan semacam ini bakal semakin memperkeruh ketegangan antara AS dan China dalam beberapa bulan terakhir, karena pandemi virus Corona yang telah menyebar ke seluruh dunia.

Mendengar kabar ini, Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian, menegaskan, negaranya adalah satu pihak yang menentang semua bentuk serangan cyber, dan segala kejahatan seperti itu akan secepatnya ditindak.

Baca  Miris! Wabah Corona: Muslim Rohingya di Myanmar, Satu Toilet Gantian 40 Orang

“China memimpin dalam penelitian vaksin dan perawatan COVID-19. Tidak bermoral bagi siapa pun untuk terlibat dalam desas-desus tanpa memberikan bukti,” katanya, Senin 10 Mei 2020.

Sementara itu, hingga Minggu 10 Mei, The York Times melaporkan, belum ada tanda-tanda Presiden Trump bakal mengeluarkan peringatan bahwa China telah meretas fasilitas penelitian vaksin virus Corona di AS. Akan tetapi, dari semua pernyataan Pemerintah AS terkait virus Corona, mereka selalu menyalahkan China.

Baca  Meski Tak Lockdown, Korea Selatan Berikan Insentif Rp 13 Juta per Keluarga

Bahkan, Trump pernah secara terbuka berulang kali menyalahkan China karena telah mencuri kekayaan intelektual dengan jumlah miliaran dolar dari bisnis milik AS, termasuk di bidang sensitif seperti penelitian biomedis.

Tuduhan-tuduhan seperti ini biasanya datang setelah ada dugaan spionase dan didukung dengan informasi teknis untuk menguatkan klaim tersebut. (detik)

Share :

Baca Juga

Global

Demi Keselamatan Warganya, Korut Ancam Tembak WN China Jika Dekati Perbatasan

Global

Salah Identifikasi! Pasien Covid-19 Awalnya Dianggap Meninggal, Ternyata Masih Hidup

Global

Takut Dijangkiti Virus Corona, Nelayan Tolak Karantina WNI di Natuna

Global

Sekolah Islam di Inggris Menempati Peringkat Tertinggi Kinerja Sekolah

Global

China Bantah Sengaja Produksi Covid-19

Global

Arab Saudi Tiadakan Sholat Tarawih di Masjid Termasuk Masjidil Haram dan Nabawi

Global

Tak Ada Korban Jiwa, Begini Strategi “Perang” Vietnam Lawan Corona
Virus Corona Buatan Lab di Wuhan

Global

Trump: Virus Corona Buatan Lab di Wuhan