Home / Nasional

Senin, 3 Februari 2020 - 05:00 WIB

Arief Poyuono: Saya Serukan Seluruh Serikat Buruh Menolak Omnibus Law

BERITAWAJO.COM, JAKARTA – Wakil Ketua Umum Gerindra Arief Poyuono menegaskan posisinya terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja, yang menjadi salah satu program besar Presiden Joko Widodo untuk memudahkan investasi dan penciptaan lapangan kerja baru.

Arief menegaskan bahwa dirinya akan berada bersama buruh untuk menolak selama RUU tersebut tidak berpihak kepada buruh.


Foto Istimewa

Sekalipun partainya yang kini berada di barisan pemerintah, mendukung RUU Omnibus Law itu.

“Saya melihat omnibus law ini akan merugikan kaum pekerja, maka saya serukanlah kepada seluruh serikat buruh untuk menolak omnibus law yang berhubungan dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan,” ucap Arief dalam program NGOMPOL (Ngobrol Politik) JPNN.com (grup fajar.co.id), beberapa hari lalu.

Salah satu poin yang dikhawatirkan ketua umum Federasi Serikat Pekerja (FSP) BUMN Bersatu ini adalah masalah upah per jam.

Hal itu menurut dia akan membuat kaum buruh semakin miskin dan posisi pekerja sulit dipercaya.

Satu contoh, kata Arief, ketika buruh mau mengajukan pinjaman ke perbankan, maka dengan skema upah per jam, pekerja tidak akan kesulitan mendapatkan kredit.

“Artinya tidak ada bank yang percaya kepada buruh karena pekerjaannya (gaji, red) yang tidak tetap. Dampaknya ada nanti kalau misalkan buruh ambil motor, beli rumah, bank tidak akan mau karena tidak ada penghasilan tetap, dibayar berdasarkan jam-jaman,” tutur Arief.

Inilah menurutnya yang harus dipikirkan oleh pemerintah. Dia tidak ingin rezim ini menjadikan Indonesia negara yang ramah investasi. Namun di sisi lain rakyatnya sendiri semakin miskin dan ditindas.

“Itu pasti saya tolak. Walau Gerindra mendukung pasti saya tolak, karena saya akan menolak itu sebagai pimpinan serikat buruh dan tanggung jawab saya di Gerindra memegang buruh,” tandasnya.

Demikian berita ini dikutip dari FAJAR.CO.ID untuk dapat kami sampaikan kepada pembaca sekalian.

Share :

Baca Juga

Nasional

Rekrutmen PPPK Dibuka Tahun Ini, Daerah Sudah Diminta Ajukan Kebutuhan

Nasional

Satu Keluarga Tewas, Sang Ibu Memeluk Anaknya Saat Kebakaran Melanda

Nasional

Temui Komisi II, Nur Baitih: Intinya Suara PHK2I Memperjuangkan Status PNS

Nasional

Pasca Kebakaran, Pedagang Pasar Tempe Bakal Direlokasi

Nasional

Arteria Sebut Andre Rosiade Bisa Disidang ala Papa Minta Saham

Nasional

14 Mantan Anggota DPRD Tersangka di KPK, Ini Nama-namanya

Nasional

Prabowo Paket Puan Maharani, Anies Baswedan dan Gatot Nurmantyo Saingan Terberat

Nasional

Video: Suara Mengharukan Anies Saat Ungkap 283 Warga DKI Dimakamkan Sejak 6 Maret 2020