Home / Global

Jumat, 17 April 2020 - 11:08 WIB

Arab Saudi Tiadakan Sholat Tarawih di Masjid Termasuk Masjidil Haram dan Nabawi

Mekkah – Jelang Ramadhan 2020, berbagai persiapan dilakukan umat Islam di tengah pandemi virus corona. Kementerian urusan dakwah dan Islam mengumumkan, sholat tarawih hanya akan dilakukan di rumah bukan di masjid.

“Penangguhan sholat wajib lima waktu di masjid menjadi di rumah lebih penting daripada sholat tarawih. Kita meminta Allah SWT menerima sholat tarawih di tempat yang lebih baik untuk kesehatan. Selain menerima ibadah, kita juga meminta Allah SWT melindungi semuanya dari virus corona yang menyerang seluruh dunia,” kata menteri urusan Islam Arab Saudi Dr Abdul Latif Al Sheikh, dikutip dari Gulf News yang mengambil dari Al Riyadh.

Baca  Usir Coronavirus, India Segera Guyur Rp4.000 Triliun!

Aturan sholat tarawih di rumah berlaku untuk seluruh masjid di Arab Saudi termasuk Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Penerapan sholat di rumah senada dengan saran dan intruksi dari kementerian kesehatan Saudi, untuk berhati-hati dan menjaga jarak selama pandemi virus corona.

Selain sholat tarawih di rumah, Saudi juga menginstruksikan jumlah orang yang bisa ikut sholat jenazah. Sholat hanya bisa dilakukan 5-6 orang dari keluarga dekat jenazah. Hal ini untuk mencegah terlalu banyak orang berkumpul saat pemakaman, yang meningkatkan risiko tertular COVID-19.

Baca  Cerita Pasien Positif Corona Sumsel, Sembuh Setelah Dengar Kabar Bahagia Anaknya Lolos Kedokteran Udayana

Selain pelarangan sholat tarawih di masjid, Saudi juga mengubah aturan jam malam yang awalnya dimulai pada pukul 19.00 atau 7 malam. Seluruh masyarakat wajib berada di rumah 24 jam kecuali untuk urusan yang benar-benar penting. Masyarakat yang melanggar aturan dikenai hukuman denda atau penjara.

Kementerian dalam negeri Saudi hanya membolehkan petugas kesehatan, keamanan, atau bidang lain terkait penanganan virus corona berada di jalanan. Selebihnya mengalami lockdown dengan terus berada di rumah untuk mencegah infeksi virus corona.

Baca  Masjid Al Aqsa Tutup Akibat Wabah, Ramadhan di Palestina Terasa Sedih

Virus corona dan dampaknya pada kehidupan manusia dipastikan mengubah wajah Ramadhan 2020. Perubahan diharapkan tidak memadamkan semangat para muslim melakukan ibadah semaksimal mungkin berharap perlindungan menghadapi virus corona atau COVID-19.(dtk)

Share :

Baca Juga

Global

Respons Tiongkok soal Rencana Indonesia Setop Impor

Global

Raja Salman Mengizinkan Jamaah Mengitari Ka’bah Tanpa Boleh Menyentuhnya

Global

AS Ancam Serang 52 Target Utama di Iran

Global

Mengharukan! Masyarakat Hindu India Ini Membentuk Pagar Melindungi Umat Islam Shalat Jumat

Global

Palestina Keadaan Darurat!

Global

Demi Keselamatan Warganya, Korut Ancam Tembak WN China Jika Dekati Perbatasan
China Ambil Untung dari Wabah Corona

Global

China Ambil Untung dari Wabah Corona, Militer Filipina Punya Bukti
Corona amerika memburuk

Global

Kondisi Amerika Memburuk, Jumlah Penderita Corona Melampaui Korea Selatan dengan 9.415 Orang Terinfeksi