Home / Global / Kesehatan

Kamis, 19 Maret 2020 - 06:40 WIB

Antivirus Corona Dibuat; China, Amerika, Israel, Siapa yang Lebih Cepat?

China Memasuki Tahapan Produksi Massal Antivirus Corona

Lembaga penelitian milik Akademi Kesehatan Militer China mengungkap kesiapan untuk uji coba klinis terhadap vaksin penangkal virus corona (COVID-19). Pimpinan proyek pengembangan vaksin tersebut, Chen Wei, menyebut uji coba tersebut bisa berlangsung dalam waktu dekat saat diwawancarai saluran televisi pemerintah, CCTV.

Otoritas terkait sudah memberi izin terkait pengujian tersebut, untuk memulai langkah menuju produksi massal. Vaksin ini dikembangkan dengan melakukan modifikasi genetis pada virus COVID-19. Metode hampir serupa dilakukan oleh peneliti negara lain, berbekal informasi sekuens virus yang tersedia.

Izin terkait uji coba klinis secara luas sebelum memasuki tahap produksi massal dari vaksin tersebut keluar pada 16 Maret 2020. Penelitian serta pengembangan vaksin penangkal virus corona ini disebut sudah dilakukan secara aman. Chen menyebut pihaknya mematuhi aturan internasional yang ada, untuk mengembangkan vaksin secara efektif.

Baca  Keren, Tampilan Baju APD Buatan Indonesia yang Lolos Standar WHO

Tim peneliti ini sudah bekerja sejak mendapatkan informasi genetis virus yang berkembang di Wuhan tersebut pada 26 Januari. Belum diketahui secara persis jangka waktu dari pengujian hingga siap diproduksi secara massal untuk digunakan menanggulangi penyebaran virus corona.

Pengembangan vaksin penangkal virus corona sebelumnya telah diungkap sejumlah negara, serta menjadi harapan positif mengatasi pandemi global itu. Pekan lalu, Amerika Serikat menyebut sudah mulai melakukan pengujian kepada sampel manusia sehat terkait vaksin potensialnya, mRNA-1273.

Amerika Mengembangkan Vaksin Antivirus Corona

Amerika Serikat (AS) tengah mengembangkan vaksin untuk melawan virus Corona Wuhan yang mematikan. Untuk itu, AS mendesak Beijing untuk meningkatkan kerja sama dengan otoritas kesehatan internasional.

Pemerintah AS ingin menempatkan timnya sendiri di lapangan untuk meninjau data mentah dan mempelajari lebih lanjut tentang patogen, yang sejauh ini telah merenggut lebih dari 100 nyawa.

Baca  Hujan Berwarna Hitam di Jepang, Pemerintah Bakar Tubuh Korban Corona?

“Kami sudah mulai di NIH dan dengan banyak kolaborator kami tentang pengembangan vaksin,” kata pejabat National Institutes for Health (NIH) Anthony Fauci kepada wartawan seperti dikutip dari Channel News Asia, Rabu (29/1/2020).

Israel Mengembangkan Vaksin Antivirus Corona

Menteri Riset dan Tekonologi Israel Ofir Akunis telah mengumumkan saat ini mereka akan mengembangkan vaksin untuk melawan virus corona (COVID-19). Beberapa minggu lalu Israel melaksanakan penelitian untuk menemukan vaksin tersebut. Vaksin tersebut akan siap untuk turun ke pasar dan diedarkan kepada masyarakat, terutama di berbagai negara terdampak.

“Selamat kepada MIGAL (Institut Penelitian Galilea) atas terobosan yang menarik ini. Saya yakin akan ada kemajuan pesat lebih lanjut, dan memungkinkan kami untuk memberikan respon yang diperlukan terhadap ancaman virus COVID-19,” ungkap Akunis yang dikutip dari Jerusalem Post, Jumat (28/2/2020).

Baca  Rusia Tak Bisa Ikut Olimpiade dan Piala Dunia, Putin Marah; Kok Bisa?

Sebelumnya, tim ilmuwan MIGAL telah mengembangkan vaksin untuk melawan virus bronkitis menular (Infection Bronchitis Virus/IBV). Virus tersebut telah mengakibatkan para unggas juga terserang dan terinfeksi.

Akunis mengatakan dia telah menginstruksikan kepada direktur jenderal kementeriannya untuk mempercepat segala proses perijinan administrasi yang dibutuhkan agar vaksin akan segera cepat diedarkan ke masyarakat. DR. Chen Katz, yaitu pemimpin kelompok bioteknologi MIGAL telah menyatakan, MIGAL akan bertanggung jawab untuk mengembangkan vaksin baru untuk melawan jenis virus corona, namun harus melalui proses regulasi dan uji klinis dalam produksi skala besar.

Sumber 1, 2, 3

Share :

Baca Juga

Global

Dua Kasus Baru Corona di Saudi; Pasien Terjangkit Setelah dari Iran dan Irak

Global

Raja Salman Umumkan Kabar Gembira di Pertengahan Ramadan

Kesehatan

Jawaban Sri Mulyani Soal BPJS: Tidak Mampu Bayar Iuran Kelas I dan II, Turun Saja ke Kelas III
Kondisi AS - China

Global

AS Tiba-tiba Patroli di Laut China Selatan, Ada Apa Nih?

Kesehatan

Kabar Buruk! 3 WNI di Kapal Diamond Princess Positif Corona

Global

Respons Tiongkok soal Rencana Indonesia Setop Impor
Kasus Corona Covid 19 di Indonesia Akan Turun

Kesehatan

WHO: Kasus Corona Covid 19 di Indonesia Akan Turun dalam Beberapa Pekan

Global

Pesawat Jatuh di Pemukiman Warga, 90 Orang Tewas