Home / Politik

Rabu, 15 April 2020 - 02:54 WIB

Anies Larang Ojol Angkut Penumpang, Luhut: Silakan Saja

Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tetap tegas melarang ojek online (ojol) angkut penumpang, sesuai dengan aturan dari Menteri Kesehatan. Sementara itu menurut aturan Kementerian Perhubungan yang ditanda tangani Menhub Ad Interim Luhut Binsar Pandjaitan, ojol boleh mengangkut penumpang.

Menanggapi polemik ini, Luhut mengatakan bahwa pihaknya memang mempersilakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk melarang ojol bawa penumpang.

“Dengan Gubernur DKI sudah saya sampaikan silakan saja (melarang ojol),” tegas Luhut dalam video conference bersama wartawan, Selasa (14/4/2020).

Baca  Megawati Soekarnoputri dan Surya Paloh Perang Dingin Dimulai dari Sini

Pasalnya, penerapan aturan yang ditekennya ini dikembalikan ke daerah. Pasalnya, karakteristik daerah di Indonesia berbeda-beda.

“Aturan Permenhub itu dibuat untuk seluruh Indonesia, sehingga Pemda bisa atur sendiri kebutuhannya. DKI nggak bolehkan ya silakan urusan dia, Pekanbaru misalnya dia bolehkan, kan tiap daerah punya lebihnya,” jelas Luhut.

Polemik ini seakan-akan menimbulkan kesan bahwa pemerintah pusat tidak saling koordinasi dalam menyusun kebijakan. Luhut menegaskan bahwa pemerintah tetap berkoordinasi dengan baik.

Baca  Mahfud MD; Terkait Corona Jangan Ada Kepala Daerah Cari Panggung. Siapa yang Dimaksud? Anies Kah?

“Yang jelas ini semua kita (pemerintah) koordinasikan ya, dengan baik. Dengan Pak Terawan Menkes maupun dengan Gubernur DKI. Nggak betul juga kalau orang bilang nggak koordinasi,” kata Luhut.

Sebelumnya, dalam Permenhub 18 tahun 2020, pasal 11 ayat 1d, disebutkan bahwa dalam hal tertentu untuk tujuan melayani kepentingan masyarakat dan untuk kepentingan pribadi, sepeda motor dapat mengangkut penumpang dengan ketentuan harus memenuhi protokol kesehatan.

Padahal, dalam Pasal 15 Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 9 Tahun 2020 tentang Pedoman PSBB dalam Rangka Percepatan Penanganan COVID-19 dinyatakan bahwa ojek daring hanya boleh beroperasi mengangkut barang, bukan orang. Bahkan aturan ini sudah terbit seminggu lebih dulu dibanding aturan yang dibuat Kemenhub.

Baca  Iuran BPJS Dinaikkan, Rocky Gerung: Jokowi Bukan Pemimpim Dalam Keadaan Krisis

Aturan tersebut juga diadaptasi Anies dalam Peraturan Gubernur no 33 tahun 2020. Dalam aturan itu dia juga melarang ojol untuk mengangkut penumpang, dan hanya boleh beroperasi mengangkut barang. (detik)

 

Share :

Baca Juga

Politik

Pramono Tak Ingin Jokowi Senasib Gus Dur, Arief Poyuono Bilang Seperti Ini

Politik

Kementan Angkat Suara soal Pengadaan Ayam Rp770 Ribu per Ekor

Politik

Demokrat Sebut Pemindahan Bahar Smith Sulit Diterima Logika

Politik

Proyek Ibu Kota Baru Masih Lanjut? Ini Jawaban Pak Luhut!

Politik

PKS Sebut Prabowo Subianto Sudah Berbeda

Politik

Pemerintah Tidak Akan Lakukan Lockdown, Fadli Zon; Kalau Korban Makin Banyak, Pak Jokowi yang Tanggung Jawab?

Politik

Iuran BPJS Naik Lagi, Rocky Gerung: Istana Semakin Arogan!

Politik

Rocky Gerung: Corona Baru Berhenti di Tahun 2070! Apa Maksudnya?