Home / Pemerintah / Pendidikan

Kamis, 13 Februari 2020 - 05:00 WIB

708.963 atau 47 Persen Guru Honorer Tak Bisa Nikmati Gaji dari Dana BOS

BERITAWAJO.COM, Salah satu syarat guru honorer bisa mendapatkan gaji dari dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah), adalah harus sudah memiliki NUPTK (nomor unik pendidik dan tenaga kependidikan).

Sementara, jumlah guru honorer yang sudah NUPTK ternyata hanya 708.963 orang atau 47 persen dari total 1.498.344 orang.

Itu berarti ada 789.381 guru honorer tidak memiliki NUPTK.

“Sesuai data yang kami punya guru honorer yang sudah memiliki NUPTK cut-off tanggal 18 Desember 2019, sebanyak 708.963 orang atau 47 persen dari total 1.498,344 guru honorer. Mereka ini memenuhi syarat pertama untuk mendapatkan alokasi dana BOS maksimum 50 persen,” kata Mendikbud Nadiem Makarim saat bincang sore dengan media, Rabu (12/2).

Baca  Anies Minta Dana Bagi Hasil Dibayar, Ini Penjelasan Sri Mulyani

Dia menjelaskan, guru honorer yang berhak mendapatkan dana BOS maksimum 50 persen itu harus berkinerja baik dan sudah lama mengabdi. Guru honorer baru, tidak berhak mendapatkan fasilitas tersebut.

“Yang baru tidak bisa. Makanya ada syarat-syaratnya yaitu harus punya NUPTK, tidak memiliki sertifikat pendidik, dan terdata di dapodik per 31 Desember 2019,” terangnya.

Baca  Harga Masker Tinggi, Menkes: "Salahmu Sendiri Kok Beli"

Banyaknya guru honorer yang tidak memiliki NUPTK sebelumnya sudah diungkapkan Koordinator Wilayah Perkumpulan Hononer K2 Indonesia (PHK2I) DKI Jakarta Nur Baitih.

Dia mengatakan, sejak 2012 NUPTK tidak lagi berlaku untuk tenaga honorer.

Sedangkan Korwil PHK2I Jawa Barat Cecep Kurniadi mengatakan, NUPTK masih bisa diperoleh guru honorer asalkan memenuhi syarat yaitu SK-nya diteken oleh kepala daerah atau kepala dinas pendidikan atau ketua yayasan.

Baca  Perpres PPPK Belum Jelas, Kabar Baiknya dari Kepala BKN Ini

Aturan ini hanya menguntungkan bagi honorer di sekolah swasta.

Sedangkan sekolah negeri kebanyakan SK-nya dari kepala sekolah sehingga tidak memenuhi syarat mendapatkan NUPTK.

Demikian berita ini dikutip dari FAJAR.CO.ID untuk dapat kami sampaikan kepada pembaca sekalian.

Share :

Baca Juga

Pemerintah

Honorer Beralih Status Magang, Nasib Gajinya Seperti Ini

Pendidikan

Kecewa, Ketum IGI Serukan Guru Honorer Bersatu Tinggalkan Ruang Kelas

Pemerintah

Anies Hapus Gaji ke-13 dan 14 PNS Jakarta, Lebih Manusiawi Ketimbang Potong Gaji 50 Persen

Pemerintah

Pensiunan Guru Pertanyakan Uang Rp357 Miliar, Ali Rahim: Kemana Uang Kami Itu?

Pemerintah

Luhut Minta Panglima TNI dan Kapolri Kawal Bandara, Jangan Sampai Ditutup Pemda

Pemerintah

Harga Masker Tinggi, Menkes: “Salahmu Sendiri Kok Beli”

Pendidikan

Soal Ujian Anak SD Dinilai Lecehkan Nabi saw! Kok Bisa?

Pemerintah

Menko Mahfud: Haram Tiru Sistem Pemerintahan Era Nabi Muhammad