Home / Daerah

Sabtu, 4 April 2020 - 06:40 WIB

5 Ribu Kyai di Jabar akan Jalani Rapid Test COVID-19

Tasikmalaya – Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan melakukan rapid test COVID-19 bagi 5 ribu kyai pimpinan pondok pesantren di Jawa Barat. Keputusan ini diambil setelah muncul klaster baru penyebaran wabah Corona seperti yang terbaru di Stukpa Lemdikpol Polri duSukabumi dan klaster GBI Bandung.

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum menyatakan 5 ribu kyai itu merupakan pimpinan pondok pesantren besar maupun kecil di Jabar.

“Kenapa para kyai kita akan rapid test, karena mereka masuk kelompok B yang rentan terkena COVID-19. Mereka sering didatangi orang sebagai bentuk takdim, sering disalami orang bahkan sering mengurusi umat, yang berhubungan langsung dengan umat maka harus dilakukan rapid test” ujar Uu saat dihubungi detikcom, Sabtu (04/4/2020).

Baca  UAS: Salah Satu Hikmah Wabah Corona, Rumah Makan Muslim Banjir Pengunjung

Hal itu menurutnya untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 hingga pelosok daerah dan seluruh lapisan masyarakat. Mekanisme pemeriksaan rapid test akan dilakukan oleh dinas kesehatan kabupaten dan kota masing masing.

Pemerintah provinsi akan berkordinasi dengan Majlis Ulama Indonesia (MUI) serta Ormas Islam untuk menentukan kyai yang akan mengikuti rapid test.

Baca  Obati Pasien Positif Covid-19, Dukun Ini Akhirnya Terpapar Corona

Namun Uu mengaku sejumlah kyai Ponpes besar di Jabar menolak rapid test. Mereka beralasan malu hingga khawatir heboh di tengah umat.

“Ada beberapa kyai enggak mau dites, alasannya malu yah takut heboh juga. Saya kasih alasan kalau enggak mau dites, enggak terdeteksi bisa bahaya,” kata Uu.

Meski berharap tidak muncul kyai positif Corona dari hasil rapid test, namun apabila ditemukab selanjutnya akan dilakukan tes Swab atau VCR untuk lebih memastikan terjangkit COVID-19 tau tidak.

Baca  Anies Bagi Gratis 20 Juta Masker Kain; Sehat Warganya Bahagia Tukang Jahitnya

“Kalau ada yang kena corona akan ada tindakan lanjutan dites kedua. Isolasi atau dirujuk ke rumah sakit yang sudah ditunjuk Corona,” tutup Uu. (detik)

Share :

Baca Juga

Daerah

Obati Pasien Positif Covid-19, Dukun Ini Akhirnya Terpapar Corona
Sejumlah Warga di Parepare Terpapar Corona

Daerah

Gegara Makan Kapurung Bareng, Sejumlah Warga di Parepare Terpapar Corona

Daerah

Hujan Bakal Guyur DKI Jakarta, Simak Peringatan BMKG

Daerah

Pasien Positif Corona Bertambah Tiap Hari, Balikpapan Ingin Terapkan PSBB

Daerah

Aneh! Sudah Meninggal, Pasien Corona di Bantul Dinyatakan Sembuh

Daerah

Bertetangga dengan Pasien Positif Corona, Bocah 9 Tahun pun Tertular

Daerah

MUI Sumatera Utara Tetap Anjurkan Shalat Tarawih di Masjid Saat Ramadhan

Daerah

Masjid Cirebon Ini Tetap Gelar Salat Jumat, Jemaah: Tertular atau Tidak Itu Kehendak Tuhan