Home / Top 5

Minggu, 3 November 2019 - 16:36 WIB

5 Pencapaian Muslim di Bidang Ilmu Pengetahuan yang Luar Biasa

Penggalian sejarah dunia Islam satu dekade terakhir telah mengantarkan kepada kita bukti-bukti yang berpengaruh akan kejayaan dunia muslim timur tengah dalam bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.

Ada banyak pencapaian para ilmuwan muslim dari kala 8 masehi hingga kala 16 masehi. Kita sudah kenal bapak algoritma yaitu Alkhawrizmi yang merupakan salah satu Ilmuwan muslim yang masyhur.

Meski ada cukup banyak catatan sejarah yang mengemukakan wacana aneka macam macam inovasi saintifik di dunia muslim dikala itu, namun di sini kami hanya membatasi pada 7 inovasi muslim saja.

1. Kitab Revolusi Hijau Abad 10 Masehi

Pada awal kala ke-9, sistem pertanian yang inovatif menjadi sentra kehidupan ekonomi dan organisasi produksi di tanah Muslim. 
Kota-kota besar Islam di Timur Dekat, Afrika Utara dan Spanyol, Artz menjelaskan, didukung oleh sistem pertanian yang rumit yang meliputi irigasi yang luas dan pengetahuan yang jago manfaat dari beberapa metode pertanian yang paling maju yang dikenal sejauh ini. 

Kaum Muslim memelihara kuda-kuda dan domba terbaik dan telah membudiyakan kebun terbaik dan kebun sayur.
Bukti dari Berbagai kemajuan teknik pertanian yang sesuai ekologi alam itu, banyak dijelaskan dalam kitabkarya ilmuwan muslim kala 9-10 Masehi, yaitu Kitab al-filaha (Libro de agricultura) oleh Ibn Bassal, dari Andalusia kala ke-11 dari Toledo (diedit, beranotasi dan diterjemahkan ke dalam bahasa Spanyol diterbitkan di Tetua’n, 1955). 
Buku ini berisi informasi wacana aneka macam jenis materi masakan dan bagaimana untuk menghasilkan mereka dan memelihara mereka, di samping metode dalam budidaya pertanian, irigasi, pengendalian binatang peliharaan dan mengolah tanah.

2. The Book of Healing dan The Canon of Medicine

Sebuah kitab yang menjadi ajaran kedokteran bagi dunia Eropa hingga kala ke-18, yaitu yang disebut dengan Canon of Medicine. 
Canon of Medicine diterjemahkan dari kitab Qanun fi Thib (Canon of Medicine)(Terjemahan bebas:Aturan Pengobatan) karya Ibnu Sina atau Avicenna (latin). 
Ibnu Sina ialah pengarang dari 450 buku pada beberapa pokok bahasan besar. Banyak di antaranya memusatkan pada filosofi dan kedokteran. 
Dia dianggap oleh banyak orang sebagai “bapak kedokteran modern.” George Sarton menyebut Ibnu Sina “ilmuwan paling populer dari Islam dan salah satu yang paling populer pada semua bidang, tempat, dan waktu.”

3. Jam Air Al Jazari

Satu karya sains peninggalan peradaban Islam yang cukup populer ialah jam air karya Al-Jazari. Jam air Castil ialah salah satu jam termegah yang disebutkan dalam buku al-Jazari’s. 
Rincian konstruksi dan operasi telah dijelaskan secara eksplisit pada awal l-‘amal al Al-Jami ‘bayn al-‘ilm wa’-Nafi ‘fi Sina’ di al-hiyal (Sebuah Kompendium wacana Teori dan Praktik Berguna Seni Teknik).
Jam ini mempunyai banyak gerakan sepanjang hari, dan akan sangat menyenangkan untuk menonton dan mendengarkan. 
Dari sudut pandang pengamat, ia akan melihat cakram matahari di ufuk timur akan naik, bulan tidak akan terlihat sama sekali dan enam gejala zodiak yang terlihat, sedangkan titik pertama dari konstelasi Libra akan ditetapkan.

4. Kitab al-Manazir (Buku optik)

Al-Haitham dikenal sebagai perintis bidang optik, yang populer lewat bukunya bertajuk Kitab al-Manazir (Buku optik). Untuk menandakan teori-teori dalam bukunya itu, sang fisikawan Muslim legendaris itu kemudian menyusun Al-Bayt Al-Muzlim atau lebih dikenal dengan sebutan kamera obscura, atau kamar gelap.

Baca  Ini 5 Top Selebriti yang Menikah Tanpa Pacaran

5. Bapak Kedokteran Bedah

Lahir pada 938 Masehi di utara C√≥rdoba di Al Zahra, kota kerajaan Abdulrahman III, Abu al-Qasim Khalaf ibn al-‘Abbas dikenal sezaman dengan al-Zahrawi, dan nama Latinnya ialah Abulcasis. 
Al-Zahrawi hanya menulis satu buku, ‘Ajizja’ Kitab al-Tasrif li-man al-Ta’lif Sebuah kompendium 30 volume pada obat-obatan, operasi, farmasi dan topik kesehatan lainnya dikumpulkan selama 50 tahun karirnya. 
Volume terakhir nya, 300-halaman Pada Bedah, ialah buku pertama untuk pengobatan operasi sebagai subjek terpisah dan risalah ilustrasi bedah pertama . 
Meliputi ophthalmology, kebidanan, ginekologi, kedokteran militer, urologi, ortopedi dan banyak lagi, Buku itu tetap menjadi rujukan standar bedah di Eropa hingga simpulan kala ke-16. 
Al-Zahrawi telah memakai tinta sebelum operasi untuk menandai sayatan pada kulit pasiennya ‘, kini menjadi mekanisme standar di seluruh dunia. Dia ialah orang pertama yang memakai Catgut untuk menjahit luka internal, sutra untuk bedah kosmetik dan kapas sebagai pembalut operasi.

Share :

Baca Juga

Top 5

Inilah 5 Suku Penghasil Wanita Cantik Terbanyak di Indonesia

Figur

Ini 5 Top Selebriti yang Menikah Tanpa Pacaran

Top 5

5 Ular Terbesar di Dunia yang Pernah Dilihat Manusia, Ternyata Dua dari Indonesia

Top 5

5 Pertanyaan Kelihatan Gampang Tapi Kerap Dijawab Salah

Top 5

Ajaib! 5 Mesjid Ini Tetap Kokoh Meski Dilanda Gempa

Top 5

5 Tempat Wisata Menarik di Pulau Natuna; Jadi Natuna Bukan Hanya Memperebutkan Ikan!