Home / Hukum

Rabu, 1 April 2020 - 13:51 WIB

49 TKA Tiongkok Masuk ke Indonesia, Yasonna: Tidak Ada yang Dilanggar

BERITAWAJO.COM – Anggota Komisi III DPR Cucun Ahmad Syamsurijal mengatakan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H Laoly perlu menjelaskan 49 warga negara asing (WNA) asal Tiongkok yang masuk ke Kendari, Sulawesi Tenggara beberapa waktu lalu.

“Saya minta penjelasan seperti apa, bapak tinggal menyampaikan datanya ke kami,” ujar Cucun dalam rapat kerja secara virtual antara Menkumham Yasonna H Laoly, Rabu (1/3).

Menanggapi hal tersebut, Yasonna mengatakan, ‎sebenarnya masuknya 49 TKA asal Tiongkok itu tidak ada yang salah. Mereka juga telah mendapatkan keterangan sehat.

Baca  Mau Beri Bantuan ke Driver Ojol, Perlu Koordinasi Aparat untuk Menjaga Terjadinya Kerumunan

“Mereka memperoleh surat keterangan sehat dan kemudian dikarantina di negara Indonesia sesuai ketentuan per-UU yang berlaku, maka ini tidak bertentangan dengan UU karena mereka mengurus visa karantina,” ujar Yasonna.

Menurut Yasonna, 49 TKA asal Tiongkok tersebut datang ke Kendari, Sulawesi Tenggara secara legal. Tidak ada aturan yang dilanggar. Mereka bisa masuk ke Indonesia, karena belum adanya larangan WNA ‎dibatasi masuk ke tanah air.

Baca  KPK Mulai Berpikir Sidangkan Kasus Harun Masiku tanpa Harun Masiku

“Waktu itu karena belum adanya Permenkumham Nomor 11/2020 tentang Pelarangan Sementara Orang Asing Masuk Wilayah Negara Republik Indonesia,” ujarnya.

Bahkan menurut Yasonna, TKA asal Tiongkok tersebut sudah melakukan tes virus Korona atau Covid-19. Hasilnya adalah mereka semua dinyatakan sehat tidak terjangkit virus tersebut.

“Jadi tidak ada satupun setelah dites oleh Kemenkes, KKP, tidak ada satupun yang terpapar virus Covid-19,” ungkapnya.

Baca  3 Jenazah WNI Pekerja di Kapal China Dibuang ke Laut Lepas, DPR Minta Kemenlu Lindungi ABK yang Hidup

‎Oleh sebab itu, Yasonna menuturkan, kementeriannya akan terus berkoordinasi dengan lembaga-lembaga terkait masuk dan keluarnya para WNA ke Indonesia. Sehingga Indonesia bisa meminimalisir jumlah orang yang terpapar Korona.

“Kementerian dan lembaga akan terus melakukan kebijakan-kebijakan dalam rangka pembatasan orang asing,” pungkasnya.

Sumber

Share :

Baca Juga

Hukum

Suap Impor Bawang, Eks Politikus PDIP Dituntut 10 Tahun Bui

Hukum

Beredar Foto Pelat Nomor Mobil Habib Umar Assegaf Palsu, Polisi: Hoax

Hukum

Sudah 7 Jam Diperiksa di Bareskrim, Said Didu Belum Muncul: Ada Apa Nih?

Hukum

Pengacara Sebut Romahurmuziy Bisa Bebas Pekan Depan, KPK: Kami Bekerja Sesuai Aturan 

Hukum

Berkah Habib Bahar bin Smith Dipenjara, Satu Blok Napi Jadi Bisa Ngaji

Hukum

OTT Komisioner KPU Wahyu Setiawan, Siapa Sosok Politikus yang Dicokok KPK?

Hukum

Musni Umar Ungkap Sosok yang Dibunuh Ruslan Buton, Bukan Petani?

Hukum

Tok! MK Ketok Palu Tolak Permohonan Guru dan Perawat Honorer Menjadi PNS