Kasus Jiwasraya, Rizal Ramli: Terlalu Kuat Mental Birokrat, Ini Belum Krisis Loh

BERITAWAJO.COM, JAKARTA – Pengamat ekonomi Rizal Ramli ikut menyoroti permasalahan Asuransi Jiwasraya, yang menurutnya karena lemahnya kinerja Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam menangani persoalan keuangan di Indonesia.

Mantan Menteri Koordinator Perekonomian ini mengatakan, lambannya kinerja OJK tidak sebanding dengan fasilitas yang telah diberikan negara, baik kepada para pimpinan dan karyawannya.


Foto Istimewa

Alhasil, regulator di industri keuangan non-bank dinilai payah dalam penyelesaian kegagalan PT Asuransi Jiwasraya dalam membayar polis nasabah yang mencapai Rp12,4 triliun.

“OJK dibiayai dengan budget dan staff gaji tinggi, tetapi kemampuan monitoring tidak memadai, enforcement lemah dan tidak memiliki kemampuan untuk turn-around. Terlalu kuat mental birokrat, ini belum krisis loh,” kata Rizal, Rabu (18/12).

Menurut dia, sejatinya pembentukan lembaga ini bertujuan untuk meningkatkan pengawasan persoalan keuangan nonbank dan sebagai pembelajaran dari krisis ekonomi 1998.

Rizal menilai, UU Nomor 21 Tahun 2011 tentang OJK juga sudah cukup memadai, namun implementasinya juga masih lemah.

“OJK dibahas terkait revisi UU tentang Bank Indonesia pada 2000. Sebagai antitesis kelemahan pengawasan BI terhadap bank-bank sehingga terjadi krisis 1998. UU OJK sudah bagus, tapi pimpinan payah,” ungkapnya.

Selain kasus Jiwasraya, banyak persoalan keuangan di Tanah Air yang luput dari pengawasan OJK. Misalnya, lembaga keuangan yang selama ini dinilai merugikan konsumen.

“Masalah sederhana seperti maraknya fintech ilegal, yang menawarkan bunga pinjaman super-super tinggi, sangat merugikan konsumen dan pinalti yang mereka lalukan terhadap peminjam telat bayar luar biasa, itupun OJK tidak mampu awasi dan tertibkan,” cetus Rizal.

Demikian berita ini dikutip dari FAJAR.CO.ID untuk dapat kami sampaikan kepada pembaca sekalian.

0 Response to "Kasus Jiwasraya, Rizal Ramli: Terlalu Kuat Mental Birokrat, Ini Belum Krisis Loh"

Post a Comment

Iklan

Iklan Tengah

Iklan Tengah

Iklan