Anggaran Stadion Mattoanging Dipangkas, Selle Ks Dalle: Selesaikan Saja Dulu DED-nya

BERITAWAJO.COM, MAKASSAR — Renovasi Kawasan Olahraga (KOR) Mattoanging tersendat. Anggaran yang diajukan, dipangkas.

BADAN Anggaran (Banggar) DPRD Sulsel hanya menyetujui Rp150 miliar untuk renovasi Mattoangin. Artinya, terdapat pemangkasan Rp50 miliar dari usulan Pemprov Sulsel Rp200 miliar.


Foto Istimewa

Anggota Banggar DPRD Sulsel Selle Ks Dalle menegaskan, jumlah tersebut sudah final dan sudah disepakati bersama pemprov. Sudah jadi angka final yang dibawa ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) berdasarkan hasil rapat paripurna penetapan APBD 2020 belum lama ini.

“Beberapa pertimbangan, kita sama-sama menyetujui Rp150 miliar di APBD 2020,” kata Selle, Selasa, 10 Desember.

Selle bahkan menegaskan, jumlah tersebut sudah final dan sudah disepakati bersama Pemprov Sulsel. Alokasi anggaran itu untuk menyelesaikan perencanaan hingga Detail Engineering Design (DED) renovasi Mattoanging terlebih dahulu.

“Selesaikan saja dulu DED-nya dan sebagainya,” tambah Ketua Komisi A DPRD Sulsel itu.

Mengapa itu penting, lanjut Selle, karena pihak DPRD tidak ingin pemprov sama dengan tahun ini. Sejumlah proyek telah dialokasikan anggaran, tetapi tidak terserap karena DED yang belum rampung. Akhirnya jadi sisa lebih penggunaan anggaran (silpa).

“Kami di DPRD sangat setuju renovasi berat untuk Mattoanging. Tetapi, kita minta dulu diselesaikan DED,” imbuhnya.

Pun, misalkan, jika DED rampung dan tidak ada masalah lagi, di APBD perubahan dialokasikan lagi. “Kalau misalkan dana yang dibutuhkan yakni Rp700 hingga Rp900 miliar, itu kita alokasikan bertahap. Misal, di 2020 sekian, 2021 ditambah lagi, dan seterusnya,” katanya.

Ia khawatir, pimpinan OPD yang menangani Stadion Mattoanging yang kini disebut Stadion Andi Mattalatta, tidak mampu menerjemahkan mimpi besar Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah.

“Jangan sampai kadispora tidak bisa itu, padahal kita sudah gelontorkan uang banyak,” katanya.

Sehingga tidak menutup kemungkinan, di APBD Perubahan 2020 nanti, alokasi anggaran ditambah untuk renovasi KOR Mattoanging. “Malah bisa tambah banyak dari usulan yang sekarang, tapi itu di APBD perubahan,” jelasnya.

Hal yang sama diungkapkan, Wakil Ketua DPRD Sulsel Ni’matullah. Menurut dia, anggaran yang diusulkan Pemprov tidak semuanya diterima sembari Dispora menyelesaikan DED proyek renovasi.

“Iya, usulannya Rp200 miliar, tetapi kami melihat itu tidak mungkin habis. Kita minta selesaikan perencanaan, DED, dan lain-lain,” kata Ulla, sapaan Ni’matullah.

Kadispora Bantah

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sulsel Andi Arwien Azis mengatakan anggaran renovasi KOR Mattoanging tetap Rp200 miliar. Tak ada pemangkasan.

“Tidak ada pemangkasan anggaran. Itu sudah dikonsultasikan ke Kemendagri dan masih sesuai usulan RKA, Rp200 miliar. Evaluasinya tidak ada pengurangan anggaran,” ungkapnya.

Menurutnya, semua cabor akan diperhatikan. Hanya saja, stadion dahulu yang prioritas. Apalagi, sejak dibangun pada 1955, tidak pernah direnovasi.

Arwien menambahkan, memang ada beberapa desain yang disiapkan untuk renovasi. Namun, pihaknya lebih condong ke desain yang modern minimalis. Disesuaikan dengan pendanaan.

“Tidak terlalu banyak aksesori tambahan di dinding luar stadion. Akan tetapi fasilitas pentingnya sudah berstandar internasional, jadi bukan terlalu main di arsitekturnya,” bebernya.

Kata Arwien, atap stadion nanti akan dilengkapi solar cell atau panel surya. Ini mirip seperti di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK). Jadi punya sumber listrik lain, tidak hanya mengandalkan listrik PLN.

“Jadi biaya operasional juga bisa ditekan. Bisa lebih murah. Kita tetap kejar setahun nanti bisa tuntas dan asas manfaat di 2021 sudah ada,” paparnya.

Setelah stadion tuntas, pihaknya juga akan merehabilitasi venue lain di Mattoanging. Seperti kolam renang, futsal, basket, dan sebagainya. Semua akan bertahap dilakukan.

“Mungkin di awal 2021 nanti. Satu per satu venue lain akan direhabilitasi. Semua akan dibenahi, kok,” tambahnya.

Sulsel, kata Arwien, tahun depan sudah dilirik menjadi tuan rumah sejumlah cabang olahraga. Setidaknya ada tiga cabor yang akan digelar di Makassar.

“Ada kejurnas anggar, kejurnas voli pasir, dan satu kejuaraan internasional jetski,” tuturnya.

Cabor Bersabar

Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Sulsel, Muhlis Mallajareng mengatakan pihaknya meminta cabor lain untuk bersabar. Anggaran renovasi akan membengkak dan pasti sulit dipenuhi. Sehingga fokus dahulu ke stadion.

“Mungkin butuh triliunan kalau mau direnovasi semua. Jadi bertahap, apalagi ada instruksi presiden untuk fokus dahulu ke sepak bola,” bebernya.

Muhlis mengaku, sarana olahraga akan direnovasi semua nanti. Namun, menyesuaikan anggaran jadi dibuat skala prioritas tahunan. Gubernur sudah punya pengalaman soal membenahi venue olahraga.

“Bantaeng pernah jadi tuan rumah porda yang sukses. Pak Gubernur kan memang berencana menjadikan jadi sport center modern. Tujuannya kita ingin Sulsel nanti jadi tuan rumah PON ke depan,” jelasnya.

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah mengatakan tahapan persiapan renovasi terus dirampungkan dan diharap bisa rampung sebelum tutup tahun. Nurdin juga menegaskan tak ada pemangkasan anggaran, tetap Rp200 miliar.

“Tetap sesuai usulan. Tak ada pemangkasan,” bebernya.

Renovasinya akan dimulai awal tahun 2020. Stadion ini akan dibangun sesuai standar AFC dan FIFA. Modelnya dengan semua tribunenya tertutup.

“Memang masih butuh anggaran lagi karena akan bangun sport center. Kita akan upayakan seperti APBN, swasta dan pembiayaan lain,” tukasnya.

Demikian berita ini dikutip dari FAJAR.CO.ID untuk dapat kami sampaikan kepada pembaca sekalian.

0 Response to "Anggaran Stadion Mattoanging Dipangkas, Selle Ks Dalle: Selesaikan Saja Dulu DED-nya"

Post a Comment

Iklan

Iklan Tengah

Iklan Tengah

Iklan