Tangis Pilu Korban Kebakaran Pasar Tempe

BERITA WAJO - Tangis pilu korban kebakaran hebat di Pasar Tempe, Kota Sengkang, Kabupaten Wajo, Sabtu (24/8/2019) dini hari, terdengar sangat menyedihkan. Kisah pilu dari para pedagang yang lapaknya ludes dilalap api sangat beragam.

Para pedagang rugi besar dan seketika kehilangan mata pencaharian. Salah seorang pedagang di Pasar Tempe, Anti, tidak kuasa menahan tangis tatkala melihat kios tempat jualannya sudah rata dengan tanah.

Perempuan berhijab ini pun tampak beberapa kali nyaris pingsan. Ia merasa sangat terpukul atas musibah ini. Anti mengaku tidak menyangka kios di Pasar Tempe yang menjadi tumpuan hidupnya untuk membiayai kehidupan sehari-hari, kini sudah tidak lagi ada.

Baca juga:
Jumlah Kerugian Kebakaran Pasar Tempe
Tim Labfor Polda Sulsel Investigasi Kebakaran Pasar Tempe

Ia berharap pemerintah mau peduli dan memberikan solusi. Terlebih, kerugian yang dialaminya cukup besar, ditaksir sampai ratusan juta rupiah.

"Saya sudah puluhan tahun berjualan di sini, saya tidak pernah menyangka akan terjadi kebakaran besar seperti saat ini," tutur Anti terbata-bata karena berusaha menahan tangis.

Menurutnya, insiden kebakaran yang meratakan lapak jualannya membuatnya rugi besar. Tidak ada barang jualannya yang tersisa, semuanya ludes dilalap api. "Kalau diperkirakan, total kerugian kami bernilai ratusan juta rupiah karena barang dagangan tidak ada yang bisa kami selamatkan," tuturnya.

0 Response to "Tangis Pilu Korban Kebakaran Pasar Tempe"

Post a Comment

Iklan

Iklan Tengah

Iklan Tengah

Iklan