Pompanisasi Bulu Cepo Masih Tahap Desain
By: On:

Pompanisasi Bulu Cepo Masih Tahap Desain

BERITA WAJO — Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Kabupaten Wajo memastikan tahun 2015 Pompanisasi Bulu Cepo, Kecamatan Tanasitolo, Kabupaten Wajo didesain. Pembangunan irigasi pompa menggunakan sumber air Danau Tempe merupakan wujud nyata Pemerintah Kabupaten Wajo keseriusan mengairi lahan pertanian sawah milik warga mengandalkan tadah hujan.

Kepala Dinas PSDA Kabupaten Wajo h. Firmansyah Perkesi mengaku, tahun ini penggarannya sudah ada, anggaran tahun ini diperuntukkan untuk desain.

“Tahun ini akan dibuatkan desain dan studi yang mendalam tentang danau serta pengukuran tofografi untuk rencana pembangunan irigasi bulu cepo, selain itu diupayakan pada tahun anggaran ini akan dilaksanakan normalisasi muara sungai bila di belawa yang bertujuan menghindari banjir di kecamatan belawa,” kata Firmansyah.

Kepala Dinas Dinas Pengelolaan Sumber daya Air, Energi Dan Sumber Daya Mineral (PSDA) Kabupaten Wajo Firmansyah Perkesi

Kepala Dinas Dinas Pengelolaan Sumber daya Air, Energi Dan Sumber Daya Mineral (PSDA) Kabupaten Wajo Firmansyah Perkesi

Lebih lanjut, dirinya mengatakan jika pembangunan irigasi pompa tersebut terealisasi maka sekitar 25.000 hektar sawah tadah hujan di empat kecamatan, yakni Kecamatan Tempe, Tanasitolo, Tempe dan Majauleng bisa teratasi.

“Di satu sisi sumber daya air Danau Tempe cukup melimpah, sementara di bagian lain membutuhkan banyak air untuk pengairan lahan pertanian. Setidaknya, dibutuhkan minimal 10 pompa untuk menarik air yang kemudian dialirkan melalui pipa ke sawah-sawah. Tiap dua hektar kami harapkan ada kran air,” ujarnya.

Sebelumnya, Bupati Wajo H. Andi Burhanuddin Unru mengungkapkan masih ada sekitar 80 persen sawah tadah hujan di Kabupaten Wajo. Menurutnya, pada Periode lima tahun lalu, Pemerintah sudah mencoba menggenjot produksi pertanian termasuk melalui pengadaan embung-embung kepada petani sebanyak 516 unit serta ribuan pompanisasi untuk mengairi persawahan yang masih menggunakan sistem tadah hujan dan tahun untuk mensukseskan program tersebut akan di manfaatkan air danau tempe melalui irigas bulu cepo.

“Untuk ke depan, kita berharap produksi pertanian Kabupaten Wajo bisa lebih digenjot melalui pembangunan Bendungan Paselloreng serta pembangungan irigasi pompa dengan cara menyedot air dari Danau Tempe ke Bulu cepo, Tanasitolo untuk mengairi sawah tadah hujan di empat kecamatan,” kata Burhanuddin Unru.