Marak Pencurian di Sengkang, Polisi Ditantang Masyarakat
By: On:

Marak Pencurian di Sengkang, Polisi Ditantang Masyarakat

Berita Wajo – Setelah kasus kebakaran yang marak, kini maraknya aksi pencurian di Kota Sengkang, Kabupaten Wajo menimbulkan keprihatinan sejumlah kalangan. Pihak kepolisian kemudian didesak untuk bisa mengungkap sekaligus menangkap para sindikat pencurian di Bumi Lamaddukelleng. “Kota Sengkang sepertinya menjadi sasaran empuk para pencurian. Dari pencuri kantor-kantor dan rumah kosong hingga kendaraan motor kian marak dan sudah sangat meresahkan.

Kami menantang polisi untuk bisa menghentikan dan menangkap para pelakunya, kata salah satu tokoh Masyarakat di Kabupaten Wajo, Narming. Menurutnya, ada beberapa kasus yang belakangan terjadi dan menjadi keresahan warga. Namun yang sangat memprihatinkan masyarakat karena hingga kini belum ada yang berhasil diungkap pihak kepolisian.

Tahun 2015 pencurian terjadi di Kantor BUMD Wajo, disitu pencurinya berhasil mengondol uang tunai Rp 50 juta. Aksi pencurian tak terungkap berlanjut ke rumah kosong di Jalan Kandea Sengkang yang ditinggal pemiliknya ke pasar, pencuri berhasil mengondol Rp165 juta, kantor BPJS dan Warkop Dg Sija di Jalan Jendral Sudirman, pencuri berhasil mengondol televisi dan laptop, Kantor BMT Kabupaten Wajo pencuri behasil mengondol Rp160, dan sampai sekarang belum ada satupun yang terungkap Dan baru-baru ini, Minggu 7 Februari 2016 kantor Amanah finance pencuri berhasil mengondol 49 juta.

Selasa 9 Februari 2016 Toko Emas Bone Harapan di Kecamatan Pitumpanua, pencurinya berhasil mengondol emas 8 kilogram bernilai 4,1 Miliar dan uang tunai Rp20 juta. Kasus terkini, Kamis dini hari 11 Februari 2016, pencuri kembali beraksi di Kantor Pos, diketahui Pos bertetangga dengan Rumah Jabatan Bupati (Rujab) Wajo di Jalan Veteran Sengkang dan lagi lagi pencuri berhasil mengondol uang Rp 24 juta lebih.

“Aparat kepolisian lebih hebat dari pencuri. Tapi mana? Makanya harapan kami adalah polisi harus mampu mengungkap kasus pencurian yang merajalela dan sangat-sangat meresahkan kita semua,” tambah Narming.

Poto peristiwa pencurian di Siwa

Poto peristiwa pencurian di Siwa

Sementara itu, Aktifis LBH Bhakti Keadilan, Wahyuddin menuturkan, kondisi keamanan di Kota Sengkang, belakangan sudah sangat memprihatinkan. Terlebih soal pencurian di kantor-kantor dan rumah kosong. Kita hanya disuguhi keluhan warga tentang pencurian. Polisi harus tingkatkan patroli atau untuk menjamin kenyamanan dan keamanan masyarakat Kabupaten Wajo.

“Kasus pencurian semakin meresahkan. Jika ada yang ketahuan mencuri beri sanksi tegas, kalo perlu tembak kakinya supaya menjadi pelajaran, selain itu saya sarankan pemerintah kelurahan untuk kembali aktifkan ronda malam dan Kami siap bersama polisi memerangi kasus ini, ”tegas Wahyuddin.