Kemarau Mulai Ancam Hasil Pertanian Wajo
By: On:

Kemarau Mulai Ancam Hasil Pertanian Wajo

Berita Wajo – Kemarau panjang di Kabupaten Wajo dan sekitarnya mulai mengancam produksi tanaman pertanian masyarakat Kabupaten Wajo.

Bahkan puluhan hektar sawah di Desa Pasaka, Kecamatan Sabbangparu dipastikan gagal panen. Sawah yang berada di dua dusun, yakni Lampajo dan Sumpabaka terkena puso akibat tidak teraliri air karena danau yang menjadi sumber air satu satunya sudah mengering.

Odding salah satu petani di Dusun Lampajo mengatakan, sudah tiga bulan sawahnya tidak teraliri air. Hal itu membuat tanah sawahnya kering dan retak.

Akibatnya, padi mati sebelum berbuah.”Padi merah karena tidak ada air. Danau mendangkal sehingga pasokan air tidak mencukupi untum mengaliri sawah,” ujarnya.

Selain di Sabbangparu, puso juga mengancam petani di Desa Sappa, Kecamatan Belawa. Sebanyak 250 hektare sawah juga terancam terkena puso akibat kekurangan air.

Untuk itu, Selasa, 21 Oktober kemarin, puluhan warga di Desa Sappa, Kecamatan Belawa mendatangi Kantor DPRD Wajo. Mereka meminta Sungai Lekki yang kering membuat pasokan air tak ada.

kemarau

Kami minta agar Sungai Lekki di galih. Karena air dari Sungai Walannae sudah tidak bisa mengalir karena permukaannya lebih tinggi,” ujar Ketua Tani Mattirowalie, Mansyur.

Mansyur mengatakan, bila dalam sebulan ini tidak mendapat air, maka 250 hektare sawah yang ada di Kecamatan Belawa akan puso.

“Pasalnya semuanya berharap air di Danau Tempe.Makanya kami berharap Sungai Lekki yang menjadi anak Sungai Walannae di galih supaya petani bisa mendapatkan air.” Tegasnya